Selasa, 25 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya
Disiapkan Jadi Ikon Baru Kota Pahlawan

Risma Resmikan Taman Bunga Terbesar di Surabaya Timur

17 Mei 2019, 08: 28: 21 WIB | editor : Wijayanto

SEMANGAT: Walikota Surabaya Tri Rismaharini saat meresmikan taman yang dipusatkan di Taman Harmoni, Keputih, Surabaya.

SEMRINGAH: Walikota Surabaya Tri Rismaharini saat meresmikan taman bunga yang dipusatkan di Taman Harmoni, Keputih, Surabaya (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meresmikan Taman Harmoni yang menjadi salah satu taman terbesar di Kota Surabaya, tepatnya di Jalan Keputih Tegal Timur II No. 249, Kecamatan Sukolilo.

Setibanya di lokasi, Risma mengatakan, peresmian taman ini merupakan implementasi program Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang terus mengusahakan pembangunan secara merata.

Taman terbesar di kawasan Surabaya timur ini diklaim Risma memiliki konsep berbeda dari 70 taman lainnya di Surabaya. Konsep taman tersebut didominasi dengan aneka ragam bunga.

“Taman di tengah kota luasnya tidak terlalu besar, sehingga tanamannya hanya spot-spot. Kalau taman yang ini, aku pinginnya taman bunga semua,” kata Risma usai meresmikan Taman Harmoni.

Taman yang menelan dana pembangunan sebesar Rp 1 miliar dari program UCLG-ASPAC itu, Risma mengaku desainnya muncul dari pemikirannya.

“Semua (taman) punya konsep sendiri, kalau ini khusus bunga. Yang di Surabaya Barat, Pakal, itu khusus buah-buahan konsepnya. Kalau bunga cantikkan?,” tuturnya.

Peresmian Taman Harmoni dirasa sangat berkesan. Pasalnya, taman ini dulunya adalah eks tempat pembuangan akhir (TPA) sampah yang sulit untuk ditanami.

Risma bercerita, dirinya harus bekerja sama dengan Dinas PU untuk mewujudkan Taman Harmoni, karena tanahnya perlu diuruk.

“Sebetulnya momen ini kita gunakan untuk menandai, bahwa kamu mencoba merata membangun Kota Surabaya. Jadi ada taman di Barat, Timur, Utara, sehingga tidak ada lagi yang menyampaikan bahwa yang dibangun pusat saja,” jelasnya.

Ia meyakinkan, suatu saat Taman Harmoni bisa menjadi ikon kota yang akan membawa nama besar Surabaya. Pasalnya, ia telah ke berkunjung ke taman-taman dunia yang juga eks TPA seperti di New York, London dan Seoul, tapi tidak ada yang secantik ini.

Selain itu, desain dari taman tersebut juga sempat dikeluhkan oleh Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH), karena kesulitan untuk menata menjadi seperti saat ini. “Ini dikerjakan sungguh-sungguh sama anak-anak (DKRTH), akhirnya bisa jadi. Nantinya taman ini bisa jadi ikon,” imbuhnya.

Taman yang dijadikan taman lingkungan ini, ia berharap nanti bisa bersaing dengan negara lain. Karena banyak di berbagai negara ada masalah terutama terhadap lahan eks TPA atau galian-galian C, yang sekarang masih bermasalah. Terutama terhadap sustainability.

Saat ini Surabaya memiliki 453 taman aktif yang tersebar di berbagai wilayah. Di Surabaya Pusat ada sekitar 17 taman aktif, sedangkan di Surabaya Utara ada 20 taman aktif.

Selain itu di wilayah Selatan ada 25 taman aktif, di Timur ada 48 dan wilayah Barat ada sekitar 32 taman aktif. Untuk keseluruhan taman aktif yang memiliki fasilitas untuk berinteraksi seperti kursi, jogging track, dan play ground hingga tahun ini tercatat 47,04 hektare.

Selain itu, taman pasif atau taman yang bersifat untuk mempercantik pemandangan, di Surabaya pusat ada sekitar 67 taman, utara 53 taman, selatan 55 taman, timur 94 taman, dan barat ada 42 taman pasif. Hingga tahun ini ada 93,64 hektare taman. (gin/jay)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia