Selasa, 25 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Atasi Cacar Monyet, Risma Koordinasi dengan Dinkes Provinsi

16 Mei 2019, 23: 11: 03 WIB | editor : Wijayanto

Wali Kota Tri Rismaharini

Wali Kota Tri Rismaharini (GINANJAR ELYAS SAPUTRA/RADAR SURABAYA)

Share this      

Risma Akan Koordinasikan Dengan Dinkes Provinsi Atasi Cacar Monyet

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) agar berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jatim untuk pencegahan virus Cacar Monyet  (Monkeypox).

Risma mengatakan, karena wilayah Bandara Internasional Juanda bukan kewenangan Surabaya, maka hanya bisa mengirim tim untuk bergabung dengan Dinas Kesehatan Provinsi untuk pencegahan virus ini.

“Karena itu bukan Bandara Surabaya, maka kami tidak bisa penuh. Tapi kami koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi, jadi nanti diperiksa angkutan (pesawat) berasal dari Singapura dicek kondisi penumpangnya,” kata Risma, Kamis (16/5).

Menurut Risma, deteksi virus bisa dilihat dari perubahan suhu tubuh seseorang. Kalau ada orang dari luar negeri lalu suhu tubuhnya panas, maka harus dikarantina dulu di rumah sakit.

“Kalau itu wilayahnya Surabaya, maka akan saya pasang tim Dinas Kesehatan. Virus itu bisa dilihat dari suhu tubuh. Kalau ada orang dari luar negeri suhu tubuhnya panas, maka dikarantina dulu ke rumah sakit,” katanya.

Namun menurut Risma, asalkan kondisi tubuh seseorang dalam keadaan fit, maka tidak akan mudah tertular virus tersebut. “Sebetulnya asal fisik kita kuat dan fit, Insyaallah aman,” katanya.

Diketahui, sebelumnya Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Anung Sugihantono mengatakan hingga saat ini belum ditemukan kasus monkeypox atau cacar monyet di Indonesia.

Monkeypox adalah penyakit akibat virus yang ditularkan melalui binatang (zoonosis). Penularan dapat terjadi melalui kontak dengan darah, cairan tubuh, atau lesi pada kulit atau mukosa dari binatang yang tertular virus. (gin/jay)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia