Senin, 18 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Gresik

Jual Pariwisata Gresik Via Platform Gresik Tourism Information Center

16 Mei 2019, 13: 26: 20 WIB | editor : Wijayanto

DIGITAL: Promosi wisata kini beralih menggunakan platform digital.

DIGITAL: Promosi wisata kini beralih menggunakan platform digital. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mengembangkan aplikasi berbasis Android bernama Gresik Tourism Information Center (GTIC). Aplikasi ini dibuat untuk memperkenalkan pariwisata. Di antaranya tempat wisata, promo paket wisata, dan berita-berita terbaru seputar pariwisata di kota pudak.

Kasi Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Gresik, M. Hamim mengatakan, ranah digital harus dimanfaatkan dengan baik sebagai sarana promosi. Untuk itu, pihaknya menciptakan aplikasi yang diberinama GTIC.

“Teknologi digital sudah semestinya mendukung para pelaku industri wisata, tidak hanya wisatawan. Dalam aplikasi ini sudah ada informasi yang dibutuhkan. Mulai destinasi perbelannjaan, makanan, hotel, wisata, cendramata, dan hiburan," ujarnya di sela-sela kegiatan Majapahit Travel Fair 2019.

Dikatakan, GTIC sebenarnya masih dalam tahap pengembangan. Rencananya, pengelola usaha pariwisata di Gresik akan dibebaskan untuk melakukan promosi di dalam aplikasi itu. Para pelaku usaha tinggal melakukan pendaftaran dan membubuhkan konten di dalam aplikasi itu yang sesuai dengan usahanya.

"Pariwisata go digital itu memang sangat dibutuhkan,dan sudah semestinya kita mendukung upaya-upaya kemajuan wisata daerah. Saat ini, sudah ada 300 pelaku bisnis pariwisata yang ada didalam aplikasi ini. Pelaku wisata mendapatkan promosi gratis. Jadi dengan masuk ke aplikasi ini bisa mempromosikan usahanya. Pelaku wisata secara mandiri melakukan upload data," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Gresik, Mighfar Syukur mengungkapkan, jika tahun ini aplikasi GTIC fokus ke pasar wisatawan domestik, tahun depan akan GTIC akan melebarkan sayapnya.

“Kami terus menyasar pasar wisatawan mancanegara (wisman) dengan aplikasi berpenampilan baru, dalam menambahkan fitur Bahasa Inggris dan Bahasa Belanda,” jelasnya.

Melalui aplikasi ini, kata Mighfar, Pemkab Gresik menargetkan ada peningkatan kunjungan wisatawan. Terutama kunjungan wisatawan asing. "Tahun ini, target kunjungan wisatawan asing untuk Gresik sebanyak 2.000 hingga 5.000 wisatawan," tandasnya. (fir/ris)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia