Selasa, 16 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Tak Mampu Lunasi Biaya Haji, 237 CJH Asal Gresik Gagal Berangkat

16 Mei 2019, 13: 23: 52 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (DOK/JPC)

Share this      

GRESIK - Batas akhir pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sudah ditutup pada 10 Mei lalu.  Hasilnya, dari 2.409 calon jamaah haji (CJH) yang berhak berangkat tahun ini, hanya 2.172 orang yang bisa berangkat ke tanah suci.

Sedangkan, 237 CJH lainnya dipastikan gagal berangkat tahun ini. Ada sejumlah penyebab CJH gagal berangkat. Namun, yang pasti karena mereka belum melakukan pelunasan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Iya karena tidak melunasi jadi mereka tidak bisa berangkat tahun ini,” ujar Lulus, staf Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Gresik, kemarin.

Dijelaskan, untuk tahap pertama pelunasannya ditutup pada 15 April. Dari jumlah CJH yang berhak melunasi pada tahap pertama sebanyak 2.225 orang hanya 1.999 orang saja yang melakukan pelunasan. “Sedangkan sebanyak 226 orang tidak lunas,” ujarnya.

Kemudian, pada tahap kedua untuk kuota CJH khusus mulai lanjut usia (lansia) hingga kategori lainnya ada 11 orang CJH yang tidak melunasi. Jumlah CJH khusus yang berhak melunasi pada tahap kedua ini ada sebanyak 184 orang. “Hanya 173 CJH saja yang melunasi ditahap kedua,” ungkap dia.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) PHU Kemenag Gresik Hamdun mengatakan sesuai dengan ketentuan, bagi jamaah yang berhak melunasi pada tahap pertama tapi tidak dilakukan, maka yang bersangkutan akan diberangkatkan pada tahun depan. “Kalau yang tahap pertama otomatis masuk diatrian keberangkatan tahun depan,” terangnya.

Tetapi, untuk jamaah yang berhak melunasi pada tahap kedua belum bisa dipastikan apakah berangkat tahun depan atau tidak. Sebab, untuk tahap kedua ini merupakan kuota khusus. Jadi perlu melihat kuota khusus yang disiapkan tahun depan. “Kemungkinan bisa berangkat tahun depan,” imbuhnya. (rof)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia