Kamis, 12 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Parkir Sembaranagan, Meski Berkali-kali Ditindak, Ojol Masih Bandel

15 Mei 2019, 10: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

PERLU DIATUR: Pengemudi ojek online menunggu orderan di kawasan Pasar Turi, Selasa (14/5).

PERLU DIATUR: Pengemudi ojek online menunggu orderan di kawasan Pasar Turi, Selasa (14/5). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

UKIT DARMO – Ojek online (ojol) yang biasa mangkal di daerah Surabaya Barat kerap memarkir sembarangan di bundaran depan Pakuwon Trade Center (PTC) karena banyaknya permintaan jasa di kawasan mal ini.

Hampir setiap hari puluhan ojol yang parkir di bundaran tersebut karena lahan parkir Pakuwon letaknya yang cukup jauh dari jalan raya utama. Motor para ojol yang sengaja diparkir di bahu jalan tersebut akhirnya mengganggu pengendara lain yang melintas jalanan padat ini. Mengingat kawasan tersebut setiap harinya cukup ramai volume kendaraanya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad mengatakan, tak henti-hentinya segenap personel dari Dishub yang turun ke lapangan untuk menindak tegas para ojol dengan cara menggembosi ban dan menindak tilang. Namun penindakan tegas tersebut juga tak kunjung membuat para ojol merasa jerah.

“Saban hari itu kita gembosi bannya, orangnya juga ganti-ganti disitu. Kita juga tidak putus asa menindak tegas ojol-ojol yang bandel ini, padahal juga pernah kita gembok juga kami tilang,” Kata Irvan saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (14/5).

Kebanyakan, lanjut Irvan, pengemudi ojol yang sengaja parkir sembarangan itu rata-rata bukan asli orang Surabaya. Melainkan berasal dari luar kota yang mengadu nasib di kota metropolis menjadi pengemudi ojol. Sehingga para pendatang ini masih belum paham betul mengenai peraturan yang dibuat oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. 

Tidak hanya di bundaran PTC saja, bahkan dishub juga menindak ojol yang perkir sembarangan tersebut di kawasan Jalan Pemuda, Jalan Ahmad Yani, Jalan Embong Malang dan di pusat perbelanjaan lainnya.  

“Kita juga tidak menyerah begitu saja, karena itu memang fungsi kita menertibkan pengendara yang bandel ini. Hampir tiap hari itu, apa lagi menjelang Lebaran seperti ini,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, sebenar setiap mal sudah menyediakan parkir khusus ojol yang bekerja sama dengan pihak aplikator, namun para ojol itu sendiri yang nekat bandel parkir sembarang tempat. 

Ia menyampaikan, agar pihak aplikator juga bisa melakukan penindakan tegas pada ojol yang bandel tersebut. Seperti halnya denga pembinaan bagi setiap ojol sebelum beroperasi. “Kami sudah pernah surat untuk setiap aplikator, bahkan Bu Wali (Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Red) sendiri yang memperintahkan untuk menyurati. Ya mungkin jangan hanya mencari keuntungan, tapi juga melakukan evaluasi terkait pengemudi ojol yang suka parkir sembarangan itu,” tegasnya. (gin/nur)

(sb/gin/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia