Senin, 18 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Bahas Ranperda Pendidikan, Komisi IV Kecewa Kadispendik Mangkir

14 Mei 2019, 20: 15: 21 WIB | editor : Wijayanto

TIDAK SEMANGAT: Pembahasan Ranperda Perlindungan Pendidik dan Tenaga Pendidik berlangsung kurang menarik tanpa kehadiran Kadispendik Mahin.

TIDAK SEMANGAT: Pembahasan Ranperda Perlindungan Pendidik dan Tenaga Pendidik berlangsung kurang menarik tanpa kehadiran Kadispendik Mahin. (FAHTIA AINUR ROFIQ/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik kecewa dengan sikap Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik Mahin. Pasalnya setiap kali diundang rapat oleh dewan, Kadispendik Mahin berkali-kali tidak hadir. Kondisi ini membuat rapat pembahasan rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang perlindungan pendidik dan tenaga kependidikan menjadi tidak maksimal.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik Khoirul Huda meminta agar bupati melakukan evaluasi terhadap kinerja Kadispendik. “Kami merasa tersinggung dengan apa yang dilakukan Kadispendik,” ujarnya.

Menurut dia, sikap mangkir Kadispendik sudah berlangsung berkali-kali. Ia hanya hadir saat pembahasan Laporan LKPj kepala daerah saja. Sedangkan rapat yang lain selalu tidak hadir setiap kali diundang. 

“Ini seperti tidak menghargai kami. Selama ini kami selalu terima dengan perwakilan Dispendik mulai dari Kasi hingga Kabid. Tapi sekarang malah tidak hadir sama sekali,” terang dia.

Meski begitu, rapat tetap dilanjutkan oleh Komisi IV DPRD Kabupaten Gresik dengan peserta perwakilan dari PGRI dan Pergunu.

“Kami tetap lanjutkan, dan memang fokusya untuk ranperda ini terkait dengan pelindungan guru. Mulai dari pengamanan di ranah hukum hingga kesejahteraan guru,”: ungkap dia.

Sementara itu, Kadispendik Gresik Mahin belum bisa dihubungi. Saat wartawan mencoba menghubungi, telefon selulernya tidak aktif. (rof/ris)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia