Selasa, 25 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Korsleting Listrik, Dua Rumah Bertetangga di Kebraon Ludes Terbakar

14 Mei 2019, 16: 19: 29 WIB | editor : Wijayanto

LUDES: Pemilik rumah Sukardi mencari barang berharga di puing rumahnya.

LUDES: Pemilik rumah Sukardi mencari barang berharga di puing rumahnya. (M MAHRUS/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Dua rumah yang ditinggali Sukardi, 72, dan Rudi Setiawan, 40, warga Jalan Kebraon II gang Mangga I nomor 26 dan 28 ludes terbakar, Selasa siang (14/5). Diduga pemicu kebakaran karena hubungan listrik arus pendek (korsleting).

Saksi mata Taufik mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.40. Saat itu Sukardi sedang bekerja di luar rumah. Sementara istrinya sedang ke puskesmas setempat untuk berobat.

Sedangkan di rumah Rudi yang bersebelahan dengan Sukardi, ada istrinya yang sedang hamil dan anaknya yang bermain gawai. Tak berselang lama, tiba-tiba api muncul dari bagian belakang rumah tepatnya dari kamar rumah Sukardi.

"Api muncul dari kamar belakang, kemudian membesar karena tiupan angin kencang," terang Taufik yang ditemui di lokasi. Sadar terjadi kebakaran, anak dan istri Rudi yang awalnya di dalam rumah langsung keluar.

Taufik yang mengetahui rumah tetangganya mengepulkan asap lalu berusaha memadamkan api dengan air PDAM pakai selang dan meminta pertolongan warga. Tapi karena saking kencangnya angin, dua rumah bertetangga itu dalam sekejap ludes. Bahkan api juga menyambar rumah Arif, 40, yang ada sisi barat. "Semua penghuni selamat, namun barang-barang berharga hangus," katanya.

Mendapatkan laporan kebakaran dari warga, sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran (PMK) dari pos Wiyung dikerahkan ke lokasi. Namun petugas sempat mengalami kendala saat akan menuju lokasi.

"Gangnya sempit, jadi saat mobil PMK tiba, dua rumah sudah terbakar," terang Kabid Operasional Dinas PMK Kota Surabaya, Bambang Vistadi. Dari pantauan Radar Surabaya di lokasi, dua rumah yang terbakar sudah ludes. Bahkan tembok dan atapnya rata dengan tanah. Sebagian besar perabot rumah sudah menjadi abu.

Kanit Reskrim Polsek Karangpilang Iptu Wardi Waluyo mengatakan, diduga penyebab kebakaran karena korsleting listrik. "Dugaan sementara karena korsleting listrik. Tapi penyebab pasti masih diselidiki," katanya.

Untuk memudahkan proses penyelidikan, polisi telah memasang garis polisi (police line). Sementara untuk keluarga Sukardi dan Rudi diungsikan ke rumah kerabatnya dan Balai RT setempat. (rus/jay)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia