Kamis, 20 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya
Eksekutor Pembunuhan Tanah Merah Serahkan Diri

Bercak Darah di Sajam Pelaku Sudah Dihapus

14 Mei 2019, 15: 32: 19 WIB | editor : Wijayanto

MENYERAH: Aksi pelaku KS yang tertangkap kamera CCTV (kiri) dan jenazah Soeprayitno saat dibawa ke RSUD Dr Soetomo.

MENYERAH: Aksi pelaku KS yang tertangkap kamera CCTV (kiri) dan jenazah Soeprayitno saat dibawa ke RSUD Dr Soetomo. (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Tiga hari berselang setelah pembunuhan terhadap Soeprayitno, 53, warga Jalan Sidotopo Wetan, Kenjeran, akhirnya satu dari dua pelaku berhasil diamankan.

Polisi mengamankan KS yang diduga sebagai pelaku penusukan terhadap korban hingga korban meninggal dunia di Jalan Tanah Merah II, Kelurahan Kali Kedinding, Kenjeran.

Saat ini KS, 34, sedang dalam pemeriksaan intensif di ruang Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto membenarkan telah mengamankan satu pelaku terduga pembunuhan tersebut.

Ia diamankan saat menyerahkan diri dan langsung dibawa ke Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. "Sudah kami amankan, saat ini masih dalam penyidikan. Nanti secepatnya akan kita rilis," ujarnya.

Agus menambahkan, untuk terkait dugaan masih didalami lagi dan juga terkait dengan senjata tajam yang digunakan oleh tersangka ini. Pihaknya belum bisa memastikan apakah pisau dapur atau apa yang digunakan masih perlu pembuktian karena bisa jadi bercak darah sudah dihapus.

Tersangka sendiri menyerahkan diri didampingi oleh keluarganya ke Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak pada Senin (13/5) dinihari. Ia mengaku salut dengan sikap tersangka yang menyerahkan diri dan ia menghargai sebagai sikap yang gentleman.

Tersangka merupakan orang yang sama yang fotonya sudah disebar dalam konferensi pers sebelumnya. Mengenai jumlah tersangka ia masih berpedoman pada dua orang tersangka. Satu tersangka masih belum ditemukan.

"Identitasnya sudah kami kantongi tinggal dikejar saja. Untuk KS ini adalah eksekutor atau yang melakukan penusukan, jadi teman satunya ini yang membantu," tegasnya.

Dengan penyerahan diri tersangka tersebut, pihaknya menjamin akan ada pertimbangan tersendiri dari penyidik. Ini dikarenakan menyerahkan diri adalah salah satu tindakan kooperatif.

"Tentu akan jadi pertimbangan tersendiri baik bagi penyidik maupun jaksa," pungkasnya.(gun/rud)

(sb/gun/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia