Jumat, 20 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Pemerintah Impor Bawang Putih, Harga Turun Jadi Rp 34 Ribu/Kg

14 Mei 2019, 14: 35: 40 WIB | editor : Wijayanto

TURUN: Salah satu stan penjualan bawang putih di Pasar Pabean, Surabaya.

TURUN: Salah satu stan penjualan bawang putih di Pasar Pabean, Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Bulan puasa sudah memasuki pekan kedua. Harga bahan kebutuhan pokok cenderung meningkat di berbagai pasar tradisional. Karena itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur bersama Satgas Pangan Polda Jatim terus memantau harga bahan pokok di 116 pasar di Jawa Timur.

Kepala Disperindag Jatim Drajat Irawan mengatakan, saat ini harga bawang putih sudah mulai turun.  Kalau pekan lalu, bawang putih menembus Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu per kg, saat ini sudah turun di angka Rp 34 ribu hingga Rp 36 ribu. “Bahkan, di Pasar Induk Pabean Cantikan, Surabaya, harga bawang putih sekarang Rp 26 ribu,” katanya.

Drajat menyebut, penurunan harga bawang putih ini karena pasokannya sudah mulai lancar. Ini setelah pemerintah pusat mengimpor bawang putih sebanyak 115 ribu ton. Meski demikian, Drajat mengaku tidak tahu berapa kuota untuk Jatim. "Kami ingin harga bawang putih bisa terus ditekan hingga ke Rp 32 ribu,” jelasnya.

Sementara itu, Satgas Pangan Polda Jatim Kompol Ernesto Caesar mengatakan, sejauh ini belum ditemukan penimbunan bawang putih di Jatim. Berdasarkan keterangan sejumlah pedagang, bawang putih sulit ditimbun. “Bakal rugi karena bawang putih itu barang yang mudah menyusut. Harga menjadi turun,” ujarnya.

Kabid Tanaman Pangan Hortikultura Provinsi Jatim Sumianto Aji mengatakan, bawang putih bukan tanaman yang mudah ditanam di Indonesia. Bawang putih merupakan tanaman iklim subtropis. Sedangkan Indonesia beriklim tropis. “Bawang putih banyak diimpor dari Tiongkok,” katanya. (mus/rek)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia