Selasa, 25 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

AS Buka Kesempatan untuk Generasi Muda

14 Mei 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

GAYENG: Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Heather Variova (kiri depan) dan Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya Mark Mcgovern

GAYENG: Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Heather Variova (kiri depan) dan Konsulat Jenderal Amerika Serikat di Surabaya Mark Mcgovern (kanan depan) berbincang dengan mahasiswa saat berkunjung ke kampus FISIP Universitas Airlangga, Surabaya (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

AIRLANGGA - Terkait dengan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara Amerika dengan Indonesia. Wakil Duta Besar Amerika Serikat di Republik Indonesia, Heather Variava, bertemu dengan dosen dan para mahasiswa di Ruang Adi Sukadana, Fisip, Kampus B Unair pada Senin (13/5). 

“Kami percaya di masa mendatang Indonesia akan ada di tangan generasi muda. Kami memberikan kesempatan seluasnya bagi generasi muda untuk bisa mengikuti berbagai program yang telah dan ada untuk bisa belajar tentang banyak hal," kata Heather, kemarin.

Heather juga mengingatkan bahwa ada banyak program yang akan digelar. Mulai dari bidang pendidikan, pertukaran pelajar, mahasiswa dan generasi muda, juga beasiswa, dan berbagai bentuk schollarship lainnya dari Pemerintah Amerika Serikat. 

"Selama ini memang sudah berjalan, pertukaran pelajar, mahasiswa, generasi muda. Juga pemberian beasiswa, serta berbagai bentuk schollarship sudah diberikan pemerintah Amerika Serikat,” terangnya.

Selain itu, beberapa hari yang lalu, secara khusus kapal perang USS Blue Ridge hadir dalam rangka 70 tahun hubungan Amerika dan Indonesia. Heather yang memang pernah menjadi Konsulat Jenderal (Konjen) Amerika Serikat di Surabaya, mengaku sangat senang bisa kembali berkunjung ke Surabaya, termasuk hadir dan bertemu dengan para mahasiswa di kampus Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

"Kami tetap membuka pintu seluasnya untuk saling bertukar ide dan gagasan, sebagai upaya untuk memperkuat hubungan Amerika Serikat dengan Indonesia. Ini penting dilakukan, dan dipahami generasi muda dan mahasiswa dimanapun," tambahnya. 

Sementara itu, Dosen Hubungan Internasional Unair, Sartika Soesilowati menyampaikan bahwa dirinya ingin mendorong para mahasiswa untuk menjadi diplomat dan bisa berbicara mengenai isu-isu internasional. 

“Ya kami memotivasi para mahasiswa untuk bisa menjadi diplomat, tidak hanya pandai berbicara saja melainkan harus bisa pandai juga berdiplomasi. Kami berharap para mahasiswa melihat sendiri bagaimana keberhasilan Heather, perempuan yang menjadi diplomat,” pungkasnya. (rmt/rud)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia