Minggu, 16 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Pemilu Jatim Damai, Jujur Adil, Transparan dan Demokratis

11 Mei 2019, 14: 16: 11 WIB | editor : Wijayanto

Pemilu Jatim Damai, Jujur Adil, Transparan dan Demokratis

SURABAYA - Pelaksanaan Pemilu Serentak tahun 2019 di Jawa Timur berlangsung damai, jujur, adil, transparan dan demokratis. Beberapa tokoh agama dan masyarakat, memberikan apresiasi, terhadap pelaksanaan pemilu yang damai, kondusif, jujur adil, transparan dan demokratis.

Tak hanya itu, para tokoh juga mengajak masyarakat menghormati apa yang sudah dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam pemilu serentak tahun 2019.

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj belum lama ini mengucapkan terimakasih kepada semua pihak  atas terselenggaranya pemilu yang damai.

"Saya mengimbau seluruh saudara se Tanah Air, Wabil Khusus warga NU tidak boleh melakukan gerakan-gerakan yang inskontitusional. Sehingga menggangu keamanan, ketenangan bangsa yang bermartabat, berbudaya dan beraklakul karimah," ujar Said Aqil di Kota Surabaya.

Orang nomor satu di PBNU, itu juga berharap, semua pihak menerima dengan besar hati, dewasa terkait hasil pemilu nanti.  Di tempat terpisah Ketua MUI Jatim KH Abdusshomad Buchori juga mengajak seluruh keluarga besar bangsa untuk mengikuti dan mengawal tahapan pemilu hingga penetapan presiden dan wakil presiden terpilih oleh KPU secara definitif.

"Saya menyerukan semua pihak, tim sukses, relawan dan pendukung untuk menahan diri. Tidak anarkis, dan main hakim sendiri. Namun menyerahkan semua penyelesaian setiap sengketa melalui jalur hukum berdasarkan prinsip kontitusi," tegas Abdusshomad Buchori.

Kiai Shomad, juga mendesak penyelenggara pemilu sesuai amanat konstitusi. Pemilu diselenggarakan berdasarkan azas langsung, bebas, rahasia, jujur, adil untuk melaksanakan tahapan berikutnya dengan senantiasa berpegang teguh kepada azas tersebut. Khususnya, azas kejujuran dan keadilan.

"Karena itu KPU, Bawaslu, DKPP beserta jajarannya masing-masing untuk bertindak profesional objektif transparan imparsial, atau non partisan," sambungnya.

Kiai yang pernah menjadi Imam Besar Masjid Al Akbar itu juga meminta lembaga penegakan hukum, Mahkamah Konstitusi (MK), TNI, Polri untuk mengemban tanggung jawab dengan mengedepankan  kepentingan Bangsa dan Negara.

"Kami menyerukan Umat Islam agar menyatukan hati pikiran untuk menegakkan Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Watoniyah. Dan juga menyerukan semua umat beragama untuk senantiasa berdoa agar Bangsa Indonesia aman, sentosa rukun dan damai terhindar dari malapetaka perpecahan," harapnya.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jatim DR H Shofwan menambahkan sangat bersyukur bahwa proses pelaksanaan penghitungan surat suara pemilu tahun 2019 tingkat provinsi Jatim, yang dilaksanakan di Hotel Singgasana Surabaya hingga saat ini berlangsung lancar, jujur, dan transparan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Jatim untuk menjaga persatuan dan tetap rukun dalam masyarakat demi keutuhan Bangsa Indonesia," tandas Shofwan.(rus/rud)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia