Sabtu, 14 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

83 CJH Belum Lunasi BPIH Jelang Penutupan Tahap II

10 Mei 2019, 17: 09: 06 WIB | editor : Wijayanto

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Sidoarjo Rohmat Nasrudin

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Sidoarjo Rohmat Nasrudin (LUKMAN ALFARISI/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) tahap kedua yang dimulai sejak 30 April lalu akan berkahir hari ini. Dari 355 Calon Jamaah Haji (CJH) yang dijadwalkan akan melakukan pelunasan, hingga Kamis (9/5) siang kemarin baru 272 CJH yang telah melakukan pelunasan. Sisanya ada sekitar 83 CJH yang belum melakukan pelunasan BPIH.

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Sidoarjo Rohmat Nasrudin mengatakan, dari 355 CJH yang mendapat kursi haji pada tahun ini, 105 orang merupakan cadangan. Sementara 250 lainnya merupakan CJH yang pernah melakukan haji sebelumnya serta CJH yang mengajukan penggabungan serta lanjut usia. “Rata-rata mereka adalah warga lanjut usia,” katanya.

Para CJH yang masuk ke dalam kategori lanjut usia tersebut minimal berumur di atas 75 tahun dan sudah terdaftar sejak dua tahun terakhir. Dari sekian CJH yang lanjut usia itu, saat ini sudah ada satu CJH lanjut usia yang meninggal dunia.

Hal itu diketahui setelah petugas CJH melakukan pengecekan kepada seluruh CJH yang terdaftar serta belum melakukan pelunasan BPIH. Setelah melakukan pengecekan, rupanya terdapat satu CJH asal Kecamatan Taman yang meninggal dunia. “Otomatis tidak bisa melunasi,” terangnya.

Saat ini, Kemenag Sidoarjo masih melakukan pendataan CJH yang sudah melakukan pelunasan di tahap pertama. Pendataan itu dilakukan untuk memastikan data antara paspor, data kesehatan, biometrik, serta data awal CJH seluruhnya sesuai.

Sebab jika tidak sesuai, maka Kemenag akan memanggil CJH itu serta datanya akan di BAP. “Karena kalau belum cocok kita tidak bisa entry dan kirim ke asrama haji,” tambahnya.

Nantinya, setelah data ratusan CJH itu sesuai, maka data tersebut akan dikirim ke asrama haji. Dari asrama haji, akan dikirim ke kemenag pusat. Dari kemenag pusat akan dikirim ke  kedutaan Arab Saudi. Seteleh itu baru akan keluar visa dari Arab Saudi yang langsung dikirim ke asrama haji. “Baru nanti kalau sudah di bandara, visa itu kita berikan,” ujarnya. (far/nis)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia