Jumat, 20 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Serba Serbi Ramadan, Berburu Takjil Sembari Ngabuburit

10 Mei 2019, 09: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

JADI JUJUKAN: Sejumlah pembeli memadati salah satu lapak penjual takjil di pasar tumpah Jalan Karang Menjangan, Kamis (9/5). Pada bulan Ramadan sepert

JADI JUJUKAN: Sejumlah pembeli memadati salah satu lapak penjual takjil di pasar tumpah Jalan Karang Menjangan, Kamis (9/5). Pada bulan Ramadan seperti saat ini, banyak penjual takjil atau makanan musiman. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

KARANG MENJANGAN - Menjelang buka puasa selalu identik dengan penjual takjil yang ada di pinggir jalan. Masyarakatpun turut antusias berburu takjil sembari menunggu waktu berbuka puasa. Seperti yang ada di sekitar Jalan Karang Menjangan. Pada sore hari saat menjelang buka puasa, suasana padat dengan penjual takjil yang memenuhi pelataran jalan. 

Dari pantauan Radar Surabaya, para pembeli yang hendak membeli harus memarkir kendaraanya untuk bisa memilih-milih hidangan yang hendak disantapnya. Berbagai macam hidangan dari gorengan, kue basah, lauk pauk hingga minuman seperti es palu butu siap untuk dibungkus.

Namun ada salah satu stan yang sangat ramai daripada stan penjual lainnya, yakni stan penjual gorengan yang banyak dipilih oleh para pemburu takjil. 

Siska, salah seroang warga yang juga berburu takjil disana, gorengan dipilihnya karena makanan ringan itu murah meriah dan tidak terlalu mengenyangkan. “Kalau sudah buka puasa itu minum air putih dan makan gorengan sudah kenyang,” katanya, Kamis (9/5).

Gorengan yang disajikan tersebut mulai dari ote-ote, pisang goreng, lumpia, tahu isi. Tapi yang paling diburu oleh Siska dan juga konsumen lainnya yakni lumpia dan tahu isi. “Disini gorengannya lumpianya enak, beda rasanya dengan yang lainnya. Tapi kalau dilihat juga pembeli lainnya juga suka lumpia meski isinya hanya wortel dan ada telurnya, tapi enak,”ungkapnya. 

Tampak penjual gorengan kerepotan untuk meladeni permintaan para pembeli. Selain itu, yang disuka dari para pembeli karena gorengan tersebut fresh the oven alias langsung dibuat dan digoreng di tempat. Sehingga pembeli harus rela mengantre demi mendapatkan gorengan yang renyah tersebut.

Selain gorengan, yang sering diburu adalah es palu butung. Meski baru buka, namun pembelinya sudah mengantre. Salah satunya Rindang. Selama Ramadan, ia mengaku jika menu es palu butung cocok untuk hidangan berbuka puasa. “Rasanya enak dan pas untuk buka, harganya juga terjangkau,” terang mahasiswi fakultas kedokteran tersebut. (rmt/nur)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia