Selasa, 16 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Lucy dan Awey Berebut Kursi Ke-10 ke Senayan

07 Mei 2019, 17: 12: 15 WIB | editor : Wijayanto

OPTIMISTIS: Caleg Partai Demokrat, Lucy Kurniasari, bersama Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

OPTIMISTIS: Caleg Partai Demokrat, Lucy Kurniasari, bersama Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Hingga saat ini hasil pemilu legislatif belum diumumkan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Namun, sejumlah lembaga survei sudah memproyeksikan nama-nama caleg yang diprediksi lolos ke DPR RI di Senayan, Jakarta. Lucy Kurniasari, caleg petahana dari Partai Demorkat, mempertanyakan hasil survei Surabaya Consulting Group (SCG).

Dalam survei tersebut, Lucy berebut kursi ke-10 dengan Vinsensius Awey, caleg Nasdem, di Dapil Jatim 1 yang meliputi Surabaya dan Sidoarjo. "Lembaga survei ini datanya dari mana? Kok tidak mengakui saya lebih unggul dari caleg Nasdem," kata Lucy Kurniasari, Senin (6/5).

Lucy mengklaim, berdasarkan data yang dihimpun timnya di Surabaya dan Sidoarjo, suaranya lebih unggul daripada Awey. Selisihnya sekitar 7.000 suara. Rekapitulasi suara di Kabupaten Sidoarjo pun sudah selesai. Hasilnya, Demokrat memperoleh 34.656 suara dan Nasdem 31.406 suara.

Sedangkan rekapitulasi suara di Surabaya belum tuntas. Meski demikian, timnya sudah merakap hasil pemungutan suara di tiap-tiap kelurahan di Surabaya. "Saat ini data yang masuk sudah 96 persen. Suara saya lebih banyak," katanya.

Sementara itu, caleg Vinsensius Awey mengaku punya potensi untuk lolos ke Senayan. "Ya, kita lihat sajalah hasilnya. Kita berharap semua proses dari awal perhitungan suara di TPS sampai pengumuman resmi nantinya berjalan baik tanpa ada pihak mana pun yang mencederai proses demokrasi yang ada," katanya dilomatis.

Politisi yang juga anggota DPRD Surabaya ini memperoleh suara tertinggi di internal Nasdem. Awey mampu mengalahkan tokoh nasional, tokoh Jatim, hingga artis. "Saya tidak pakai tim sukses dan tim relawan. Saya hanya mengandalkan karya pelayanan dan blusukan selama lima tahun menjadi anggota DPRD Surabaya," katanya. (gin/rek)

(sb/gin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia