Sabtu, 07 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya
Hikmah Ramadan 1440 H

Islam Itu Menyatukan

OLEH: Irjen Pol Luki Hermawan-Kapolda Jatim

07 Mei 2019, 17: 03: 56 WIB | editor : Wijayanto

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

BULAN Ramadan merupakan bulan yang mulia. Allah SWT telah membuka pintu pengampunan kepada semua hamba-Nya. Tak hanya itu. Di bulan Ramadan ini, pahala ibadah juga dilipatgandakan.

Momen bulan Ramadan kali ini bersamaan dengan tahapan Pemilu serentak tahun 2019. Sebelumnya, pada 17 April 2019 lalu masyarakat Indonesia telah melaksanakan pencoblosan untuk memilih calon presiden (capres), calon wakil presiden (cawapres) dan calon legislatif (caleg) secara langsung.

Sebelum masa pencoblosan, masyarakat maupun kelompok-kelompok banyak yang terpisah dan tegang. Sebab, masyarakat berbeda-beda dukungan baik untuk caleg maupun capres-cawapres. Maka, di bulan Ramadan kali ini, saya mengajak masyarakat maupun kelompok-kelompok yang sebelumnya terpisah selama pelaksanaan pemilu untuk bersatu kembali.

Tidak ada lagi kubu 01 atau 02. Yang ada adalah 01 ditambah 02 sama dengan 03. Angka 03 ini memberi makna Persatuan Indonesia, sesuai sila ketiga Pancasila.

Bulan suci ini harus betul-betul suci. Masyarakat bisa untuk menahan diri, menahan emosi. Mungkin yang masih punya permasalahan-permasalahan terkait dengan pasca-pencoblosan supaya menahan diri.

Alhamdulillah, suasana di Jawa Timur masih kondusif. Bulan suci ini merekatkan, menyatukan masyarakat Jawa Timur. Umat Islam di Jatim sekitar 92 persen.  Nah, banyaknya penduduk yang beragama Islam tentu menjadi kekuatan dan pendukung aparat kepolisian untuk menjalankan tugas, menjaga keamanan, dan ketertiban masyarakat. Kami sebagai aparat kepolisian percaya diri. Sebab, Islam itu menyatukan.

Saya juga berharap masyarakat memanfaatkan bulan Ramadan ini untuk banyak berdoa. Baik doa untuk kebaikan pribadi maupun doa untuk bangsa Indonesia. Selain itu, masyarakat juga diharapkan melakukan kegiatan-kegiatan positif. Tidak menimbulkan keresahan baik di lingkungan masyarakat maupun di media sosial (medsos) dengan menyebarkan berita bohong (hoax). (rus/rud)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia