Selasa, 20 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

KPU Mulai Inventarisir Logistik, Lelang Tunggu Penetapan KPU RI

07 Mei 2019, 16: 06: 12 WIB | editor : Wijayanto

KPU Mulai Inventarisir Logistik, Lelang Tunggu Penetapan KPU RI

SIDOARJO - Rekapitulasi suara di tingkat Kabupaten telah tuntas. Semua logistik seperti kotak, bilik, surat suara dan alat tulis serta perlengkapan lainnya telah dikembalikan ke KPU Sidoarjo. Senin (6/5) adalah hari pertama  inventarisasi logistik tersebut.

Ketua KPU Sidoarjo M Zainal Abidin mengatakan, sementara ini logistik disimpan di gudang. "Tidak boleh dilelang atau dimusnahkan,” katanya.

Dia menjelaskan, pemusnahan tersebut baru bisa dilakukan satu bulan setelah penetapan calon legislatif terpilih oleh KPU RI pada 22 Mei mendatang. Di kantor KPU, tersimpan kotak suara Presiden. Sedangkan empat kotak suara DPR RI, DPRD Provinsi, DPD, DPRD Kabupaten tersimpan di area pergudangan Lebo.

Zainal mengungkapkan bahwa logistik pemilu dari awal tiba di KPU hingga kembali lagi ke tempat asal  butuh  perlakuan khusus. Apalagi kotak suara berbahan kardus tersebut mudah rusak jika terkena benda tajam dan mudah reyot jika terkena air. Maka KPU harus membungkus plastik bagian dalam kotak yang berisikan beragam jenis formulir beserta surat suara. Tak ketinggalan bagian luar pun juga dibungkus dengan plastik. 

Saat dijumpai Radar Sidoarjo, Zainal yang ditemui di ruangannya, menunjukkan kotak suara berbahan alumunium yang kebetulan ada di ruangan tersebut.  Da menjelaskan bahwa kotak tersebut apabila diperlakukan sedikit kasar oleh petugaspun tidak akan rusak. “Ini inventaris dari tahun 2004. Dipakai terus sampai 2014. Jadi andalan, dan tidak pernah rusak. Karena apa? Bahannya bagus,” imbuhnya.

Ribuan kotak dan bilik suara milik KPU Sidoarjo dari pemilu tahun 2004 masih tersimpan rapi di gudang. Bahkan, karena banyaknya jumlah TPS di Sidoarjo di pemilu tahun 2019 ini, KPU Sidoarjo bahkan memanfaatkan kotak dan bilik suara alumunium tersebut.

Hingga pemakaian terakhir tahun 2014, KPU Sidoarjo sudah beberapa kali mengajukan pelelangan logistik tersebut. Namun belum disetujui oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) KPU RI. “Kurang tau juga, tapi kita sudah ajukan pelelangan. Sampai sekarang ya masih kita simpan,” kata Zainal. Hanya surat-surat pemilu lalu yang sudah dimusnahkan. (rpp/nis)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia