Jumat, 15 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Operasi Pekat Jelang Ramadan, Polisi Sita 73 Miras

07 Mei 2019, 15: 57: 36 WIB | editor : Wijayanto

DILARANG: Polisi memeriksa minuman salah satu pengunjung tempat hiburan di kawasan Terminal Purabaya

DILARANG: Polisi memeriksa minuman salah satu pengunjung tempat hiburan di kawasan Terminal Purabaya (ISTIMEWA)

Share this      

SIDOARJO - Jelang Ramadan, Polresta Sidoarjo menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) besar-besaran, Sabtu (5/5) malam. Sebanyak 106 personel gabungkan diterjunkan untuk menyisir sejumlah titik rawan pekat di Kota Delta. Hasilnya, 73 botol miras berbagai merk diangkut polisi.

Malam itu personel gabungan dari unsur Polri, TNI dan Satpol PP dibagi dalam tiga tim yang bergerak ke tiga wilayah di kota Sidoarjo. Selepas apel, tim pertama bergerak ke wilayah utara dengan sasaran utama warung dan tempat hiburan di kawasan Terminal Purabaya. 

Tim kedua bergerak di kawasan Kota Sidoarjo dengan sasaran utama area GOR. Lalu tim terakhir bergerak di kawasan daerah Krian dan Kawasan Prambon.

Secara intensif, personel gabungan itu memeriksa sejumlah warung dan tempat hiburan malam yang diduga menyediakan minuman keras. Tak lupa, gerombolan pemuda yang sedang berkumpul juga menjadi sasaran operasi malam itu.

Seperti di kawasan GOR Sidoarjo, polisi sampai memeriksa isi saku dan dompet warga yang nampak berkumpul di tempat gelap di sekitaran GOR itu. "Mereka biasanya mengkonsumsi miras di tempat gelap. Kadang ada yang bawa SS juga. Makanya kita periksa," sebut Iptu Hafid, salah satu polisi yang ada di lokasi.

Hasilnya dari 106 personel yang diterjunkan di tiga titik itu, polisi berhasil mengangkut 73 botol miras berbagai merk. Diantaranya, 40 botol arak, 7 botol bir hitam, dan 26 botol bir. Puluhan botol miras itu diamankan di Mapolresta Sidoarjo untuk penindakan lebih lanjut.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengungkapkan, giat tersebut sebagai salah satu langkah preventif untuk menjaga kondusifitas kamtibmas khususnya jelang pelaksanaan ibadah di Bulan Ramadan. “ Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan selama Ramadan,” sebut Zain.

Mantan sekpri Kapolri itu juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan selama bulan Ramadhan. Khususnya untuk mengantisipasi pencurian selama melaksanakan ibadah di Masjid. Diharapkan masyarakat memastikan untuk mengunci rumah serta mengunci ganda kendaraan saat rumah dalam kondisi kosong. (son/nis)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia