Sabtu, 16 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Gresik

Kuartal I, SI Bukukan Pendapatan Rp 8 Triliun

06 Mei 2019, 16: 04: 47 WIB | editor : Wijayanto

TUMBUH: Pendapatan PT Semen Indonesia pada kuartal I/2019 naik 22 persen dibanding 2018.

TUMBUH: Pendapatan PT Semen Indonesia pada kuartal I/2019 naik 22 persen dibanding 2018. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Kuartal I/2019 PT Semen Semen Indonesia (Persero) Tbk berhasil membukukan pendapatan perseroan sebesar Rp 8,12 triliun. Pencapaian ini mengalami kenaikan sebesar 22 persen dibanding periode yang sama 2018 yang hanya tercatat Rp 6,6 triliun.

General Manager Comunication PT SI, Sigit Wahono dalam keterangan terulisnya menyebutkan, kenaikan ini membuktikan kinerja perseroan cukup bagus. Kendati secara makro ekonomi, permintaan semen cukup kompetitif, namun Semen Indonesia tetap bertahan dan meningkatkan penjualannya.

Ditambahkan, kenaikan juga terjadi pada EBITDA yang naik 37,8 persen dibanding periode sama tahun lalu. Tahun ini naik menjadi Rp 1.5 triliun. Sementara pencapaian EBITDA 2018 tercatat sebesar Rp 1.1 triliun. "Ini merupakan hasil dari program cost transformation yang dilakukan oleh Perseroan," terang Sigit Wahono.

Untuk laba bersih di kuartal I/2019 dibukukan sebesar Rp 238 miliar. Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 42 persen dibanding periode yang sama di tahun 2018 sebesar Rp 411 milyar. Penurunan itu disebabkan karena adanya kenaikan beban biaya bunga sebesar 210,8 persen atau sebesar Rp 712 milyar dari beban biaya bunga pada periode sebelumnya Rp 229 milyar.

Penyebab lainnya karena dampak dari proses akuisisi Semen Holchim melalui anak perusahaan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk," kata mantan Manajer Humas PT Semen Indonesia ini.

Lebih lanjut Sigit mengungkapkan, untuk penjualan kuartal I/2019 perseroan secara konsolidasi mencatatkan total volume penjualan domestik dan ekspor sebesar 8.886 juta ton. Ini termasuk penjualan dari SBI yang baru diakuisisi pada Januari 2019. Volume penjualan tersebut naik 19.24 persen dibanding periode yang sama pada Kuartal I/2018  sebesar 7.451 juta ton (sebelum akuisisi SBI).

Menurutnya, selama kuartal pertama tahun ini, volume penjualan ekspor perseroan dari fasilitas produksi di Indonesia tercatat sebesar  757 ribu ton. Jumlah ini naik sebesar 13.84 persen dibanding periode yang sama pada kuartal I/2018 sebesar 665 ribu ton.  (fir/ris)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia