Kamis, 20 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Tradisi di Surabaya, Ziarah Kubur Jelang Ramadan

05 Mei 2019, 10: 05: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

TRADISI JELANG RAMADAN: Sejumlah warga melakukan nyekar dan doa bersama di TPU Ngagel, Surabaya, Sabtu (4/5).

TRADISI JELANG RAMADAN: Sejumlah warga melakukan nyekar dan doa bersama di TPU Ngagel, Surabaya, Sabtu (4/5). (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Bulan Ramadan 1440 H segera tiba. Seperti biasa, warga ramai-ramai mendatangi makam keluarga untuk nyekar dan doa bersama. Tempat Pemakaman Umum (TPU) Ngagel dipadati warga sejak pekan lalu.

Kepala TPU Ngagel Rianto mengatakan, para peziarah sudah berdatangan ke makam sejak pagi. Mereka membersihkan makam, menaburkan bunga, membaca Alquran dan melantunkan doa-doa untuk sanak keluarganya. Para peziarah ini biasanya datang sampai menjelang magrib.

Makam seluas lima hektare tersebut tidak hanya didatangi oleh  peziarah. Puluhan pedagang juga memenuhi halaman parkir hingga di dalam kompleks makam tua itu. Mulai dari penjual bunga, penjual air, hingga mainan anak-anak. Ada pula pekerja yang menyiapkan cangkul, air kembang, dan alat-alat pembersih. 

Salah satu peziarah, Rini, tampak membersihkan rumput liar yang memenuhi makam ibundanya. "Minimal sekali, setahun sebelum puasa, saya selalu datang untuk ziarah ke makam ibu saya," ungkapnya.

Rahman, warga Surabaya yang sudah lama tinggal di Jakarta, pun pulang kampung untuk persiapan bulan puasa. Selain tradisi megengan, pria yang tinggal di kawasan Ngagel Jaya ini nyekar bersama keluarganya di TPU Ngagel. "Sudah jadi tradisi tahunan. Biar puasanya lancar selama satu bulan," katanya. (rmt/rek)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia