Kamis, 27 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Delegasi Korut Belajar Tata Kota ke Pemkot Surabaya

05 Mei 2019, 08: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

KOLABORASI: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memandu delegasi Korea Utara menikmati air mancur di Taman Surya.

KOLABORASI: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memandu delegasi Korea Utara menikmati air mancur di Taman Surya. (GINANJAR ELYAS SAPUTRA/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Setelah menerima delegasi ASEAN, Pemkot Surabaya kembali kedatangan tamu dari Korea Utara (Korut). Kunjungan ini sebagai kelanjutan dari pertemuan di Korea Utara pada November 2018. 

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini selaku Presiden United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) bersama Sekjen UCLG ASPAC Bernadia Irawati Tjandradewi beserta para kepala dinas menerima kunjungan kerja delegasi Korea Utara di ruang kerja wali kota, Kamis (3/5) malam. Delegasi Korut dipimpin Park Chang Hun.

Rombongan Korut selama empat hari melakukan studi banding di Surabaya. Di antaranya, mengunjungi perkampungan, rumah kompos, program urban farming, Taman Surya, Command Center 112, dan Siola.

Risma, sapaan akrab Wali Kota Surabaya, menjelaskan tentang pembangunan Kota Surabaya dengan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang terbatas.

Pemkot Surabaya mengoptimalkan APBD itu sehingga dapat membangun infrastruktur yang baik. "Kesulitan tidak boleh menjadi kendala untuk membangun kota,” ujar Risma.

Menurut dia, pertumbuhan dan perkembangan Kota Surabaya itu tidak lepas dari dukungan masyarakat dan semua stakeholder. “Hasilnya, Surabaya sudah lebih sejuk dibanding sebelumnya,” ujarnya,

Sekjen UCLG ASPAC Bernadia Irawati Tjandradewi  mengatakan, tujuan utama kunjungan delegasi Korut adalah mempelajari secara teknis berbagai inovasi pembangunan yang telah dilakukan Kota Surabaya. Khususnya dalam bidang pengelolaan air, manajemen pengolahan sampah, serta penghijauan.

“Sebenarnya Korut ingin menjalin hubungan yang lebih dekat dengan Surabaya seperti sister city atau friendship city,” katanya.

Bernadia juga memastikan bahwa rombongan ini juga sangat terkesan dengan Kota Surabaya setelah mengunjungi beberapa tempat. Mereka terkesan dengan kampung yang bersih dan tertata. Warganya Surabaya juga sangat ramah. (gin/rek)

(sb/gin/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia