Selasa, 25 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Korsleting Pengapian, Avanza Tinggal Kerangka Terbakar di Tol Sumo

04 Mei 2019, 20: 34: 39 WIB | editor : Wijayanto

BINGUNG: Roy Setyawan Hadi tak habis pikir mobilnya bisa habis terbakar di tol Sumo.

BINGUNG: Roy Setyawan Hadi tak habis pikir mobilnya bisa habis terbakar di tol Sumo. (ISTIMEWA/PJR POLDA JATIM)

Share this      

SURABAYA - Sebuah mobil jenis Toyota Avanza nopol W 935 RM terbakar di KM 695.600 jalur B Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) arah Jombang, Sabtu sekitar pukul 10.07. 

Mobil tersebut dikemudikan oleh Roy Setyawan Hadi, 42, dan berpenumpang Marlan Hadi, 66, ibu pengemudi. Keduanya warga Wisma Bungurasih I nomor 66, Waru, Sidoarjo. Akibat kebakaran, mobil warna putih itu ludes tinggal kerangka. 

Informasi yang dihimpun menyebutkan jika sebelum terjadi kebakaran, mobil melaju dari arah Surabaya menuju Jombang. Diduga saat itu pengemudi memacu kendaraan dengan kecepatan sekitar 120 km per jam. 

Tiba-tiba sesampainya di lokasi, laju mobil tersendat. Sadar terjadi masalah di mesin, pengemudi lalu menepikan kendaraan ke bahu jalan. "Saat akan membuka kapnya, pengemudi melihat ada percikan api," ujar Kasat PJR Polda Jatim, AKBP Bambang Sukmo Wibowo kepada Radar Surabaya, Sabtu (4/5). 

Tak mau mengambil risiko, ibu dan anak itu lalu keluar dan menjauh dari mobil. Sebab beberapa saat kemudian, api membesar dan membakar seluruh bodi mobil. 

Api baru bisa dipadamkan setelah petugas tol melakukan pembasahan. "Tidak ada korban jiwa saat kebakaran. Dugaannya kebakaran karena korsleting pengapian kendaraan," bebernya. 

Sementara setelah dipastikan kondusif, mobil yang hangus itu diderek menggunakan mobil derek ke Pos PJR 684. 

Di lain tempat, Bagus Achmad Fauzi, 25, warga Sumput RT 13 RW 05, Driyorejo, Gresik, mengalami celaka saat truk nopol L 9067 UM yang dikemudikannya menabrak truk lain yang belum diketahui identitasnya di KM 8 Tol Perak arah Waru, Sabtu (4/5) dinihari sekitar pukul 04.00. Kendaraan yang ditabrak saat itu langsung kabur. 

Kecelakaan terjadi saat truk bermuatan air mineral itu melaju dari utara ke selatan. Truk melaju dengan kecepatan sekitar 50 km per jam. Sesampainya di lokasi, tiba-tiba kepala truk menabrak bodi mobil lain di depannya. Akibat benturan itu, truk terhenti. 

"Sementara truk lain yang ditabrak kabur, belum diketahui identitas pengemudi dan nopolnya," ungkap Kasat PJR Polda Jatim AKBP Bambang Sukmo Wibowo.

Dari hasil pemeriksaan, diduga pemicu kecelakaan itu lantaran pengemudi mengantuk saat mengemudikan kendaraan. "Pengakuannya mengantuk," tegasnya. (rus/jay)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia