Kamis, 14 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Sidoarjo

PKB Dominasi Perolehan Suara, PPP-Nasdem Bakal Gabung

04 Mei 2019, 13: 24: 32 WIB | editor : Wijayanto

TUNTAS: Para saksi dari seluruh parpol membubuhkan tanda tangan usai rapat pleno rekapitulasi perhitungan perolehan suara di kantor KPU, Kamis (2/5) malam.

TUNTAS: Para saksi dari seluruh parpol membubuhkan tanda tangan usai rapat pleno rekapitulasi perhitungan perolehan suara di kantor KPU, Kamis (2/5) malam. (SATRIA NUGRAHA/RADAR SIDOARJO)

Share this      

SIDOARJO - Hasil rekapitulasi penghitungan suara di Sidoarjo sudah selesai Kamis (2/5). PKB berhasil menjadi partai pemenang pemilu di Kota Delta. Perolehan suaranya paling banyak. Baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun DPR RI.

Di tingkat kabupaten, jumlah perolehan suara PKB mencapai 309.249. Dengan perolehan suara itu, ada 16 kursi yang berhasil diraih. Sedangkan di tingkat Jatim perolehan suaranya mencapai 282.324. Dengan begitu, PKB mendapatkan jatah dua kursi. Ada dua nama caleg yang mendapatkan suara terbanyak. Yakni Anik Maslachah dengan 119.921 suara dan Ahmad Amir Aslichin dengan 47.086 suara.

Untuk tingkat DPR RI, PKB meraih 269.732 suara di Sidoarjo. Caleg yang mendapatkan suara terbanyak adalah Syaikul Islam dengan 114.437 suara dan Arzeti bilbina dengan 30.729 suara. Namun belum bisa dipastikan keduanya lolos menjadi anggota dewan. "Masih menunggu perhitungan suara di Surabaya, karena dapilnya Sidoarjo-Surabaya," ujar Ketua KPU Sidoarjo Zaenal Abidin.

Sedangkan di urutan kedua adalah PDIP dengan total perolehan suara sebanyak 502.516. Rinciannya, 188.306 suara untuk tingkat kabupaten, 157.217 suara di tingkat provinsi, dan 156.993 suara di tingkat DPR RI. Dengan perolehan tersebut, PDIP berhasil meraih 9 kursi di DPRD Sidoarjo, dan satu kursi di DPRD Jatim.

Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC PKB Nur Ahmad Syaifuddin bersyukur dengan banyaknya perolehan suara PKB. Bahkan, hasil suara yang diperoleh melebihi target yang ditetapkan. "Targetnya 70 persen, ini lebih," katanya.

Sementara itu, di tingkat DPRD,  partai Nasdem mendapatkan tambahan jatah kursi. Dari semula satu kursi menjadi dua kursi. Sedangkan PPP tetap mendapatkan jatah satu kursi. Sementara Golkar turun dari lima kursi berkurang menjadi empat kursi.

Meski begitu, tambahan satu kursi bagi Nasdem itu belum sesuai target. Sebab partai nomor urut lima itu memasang target tujuh kursi. Tujuannya agar dapat membentuk satu fraksi.

Ketua DPD Nasdem Sidoarjo Dawud Budi Sutrisno mengakui target kursi yang diraih memang meleset. Meski begitu, jumlah kursi Nasdem tetap bertambah. "Ada tambahan satu kursi," imbuhnya. Untuk membentuk Fraksi, Nasdem rencananya akan menggandeng PPP dan Golkar. (far/nis)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia