Selasa, 25 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Tinggalkan Pengusaha, Pilih Jualan Rujak setelah Pisah

04 Mei 2019, 12: 37: 20 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi Iso Ae

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Share this      

Karin memutuskan untuk menceraikan Donwori setelah 20 tahun lebih bersama. Penyebabnya, Donwori adalah suami paket komplit. Sudah kasar, pelit lagi. Padahal sebenarnya, uang juga ada. Bahkan melimpah ruah.

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Menjadi istri pengusaha rupanya bukan jaminan seseorang akan hidup bahagia bin sejahtera. Menjadi istri pengusaha kuliner, Karin mengaku hanya kebagian remuknya saja. Ketika sibuk kebagian sibuknya. Ketika usaha sedang turun, ia kena imbas amukan Donwori yang selalu dilimpahkan kepada Karin. "Remek awakku. Gak oleh opo-opo rabi ambek dekne," jelas Karin kesal di Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya, pekan lalu. 

Perlakuan semena-mena Donwori ini, tak serta merta terjadi. Dulu, saat awal-awal membuka usaha bersama, ketika tenaga hanya dari Donwori dan Karin, suaminya itu orangnya sabar dan pengertian. Bahkan, ia kerap lembur dan memilih membiarkan Karin istirahat duluan. Namun, sikap Donwori berubah seiring berkembang luasnya usahanya. Hingga kini usaha bersamanya ini sudah 10 tahun lebih. Donwori gampang uring-uringan. 

Sebenarnya, kalau jadi sasaran amukan saja sih Karin tak begitu mempermasalahkan. Tapi, selain itu, Donwori juga pelit luar biasa. Ketika Karin meminta izin untuk nongkrong dengan teman ibu-ibunya, jawaban Donwori selalu sama."Ora usah. Ngguwak duwet. Wong nek warunge dewe akeh panganan, lapo golek nak panggon liyo," cerita Karin, menirukan kata-kata Donwori yang sudah bagaikan khotbah rutin saja. 

Karena sikap pelit nan mengekang ini, Karin jadi wanita rumahan. Lebih tepatnya terkurung di dalam rumah. Bertahun-tahun lamanya. Yang sebenarnya, bukan jiwanya banget.

Sebenarnya, keinginan bercerai itu sudah Karin wacanakan lama. Namun saat itu, dua anak perempuannya belum mandiri. Ia pun masih mikir-mikir untuk menjanda. Takut anaknya tidak sejahtera. Karena saat ini kedua anaknya sudah bekerja, itulah mengapa Karin berani minta cerai. Bahkan Karin sudah punya gambaran untuk menghidupi dirinya sendiri setelah bercerai, dengan berjualan rujak cingur. "Lek buat aku sendiri, kan gak butuh biaya akeh. Dodolan panganan lak payu-payu ae," ungkapnya tentang rencananya setelah tak lagi jadi istri Donwori. 

Kepercayaan diri Karin untuk mengajukan cerai ini juga diperkuat dengan adanya laki-laki pengganti Donwori. Yang setelah Karin resmi bercerai, ia sudah siap akan mempersunting Karin.  "Aku gak selingkuh lho ya. Dia temen. Kebetulan ae ya duda. Suka cerita-cerita bareng," tukasnya membela diri, meski tak ada yang bertanya pula. Cari pembenaran ta, Mbak? (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia