Rabu, 17 Jul 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Tiga Pengedar Kompak Didakwa Jualan Pil Koplo

04 Mei 2019, 06: 39: 36 WIB | editor : Wijayanto

PIL KOPLO: Tiga terdakwa hanya bisa menunduk usai jalani sidang di PN Gresik.

PIL KOPLO: Tiga terdakwa hanya bisa menunduk usai jalani sidang di PN Gresik. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Gresik mendakwa tiga orang pengedar obat terlarang jenis Dobel L  dengan UU Kesehatan. Ketiga terdakwa,  Muhamad Adib alias Longor, 25, dan Mahmud Suripno alias Mud, 24 , asal Desa Cinandang RT 02 RW 09, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. 

Sementara terdakwa ketiga ada Ainur Rohmad Nurdianto alias Dian , 25 ,  warga Desa Sumberwuluh, RT 07 RW 02, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. "Perbuatan ketiga terdakwa, sebagaimana diatur pasal 196 UU 36/2009 tentang Kesehatan, Jo Pasal 84 ayat (1) KUHAP," ucap JPU Budi Prakoso, dalam sidang di PN Gresik yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Putu Gede Hariadi.

JPU menguraikan, ketiga terdakwa juga memproduksi dan mengedarkan pil koplo. Para terdakwa ditangkap petugas anggota Polsek Wringinanom di Desa Kesamben Kulon pada 14 Desember 2018. Itu dilakukan setelah polisi mencurigai gerak geriknya ketiga terdakwa. "Dalam penggerebekan dan penggeledahan, polisi menyita barang bukti jenis LL sebanyak 219 butir," katan Budi Prakoso.

Atas dakwaan ini, ketiga terdakwa tidak membantah dan membenarkan mereka memiliki dan menjual pil koplo. "Benar yang mulia," kata ketiga terdakwa dengan suara yang lantang.

Usai membacakan dakwaan. Majelis hakim mengakhiri persidangan. Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi. Sambil mengetuk palu hakim mengahiri persidangan. (yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia