Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Dorong Promosi Wisata Jatim lewat Majapahit Travel Fair 2019

03 Mei 2019, 17: 04: 57 WIB | editor : Wijayanto

MERIAH: Pengunjung melihat stan peserta dalam pemeran Majapahit International Travel Fair 2019 di Exhibition Hall Grand City, Kamis (2/5).

MERIAH: Pengunjung melihat stan peserta dalam pemeran Majapahit International Travel Fair 2019 di Exhibition Hall Grand City, Kamis (2/5). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) terus mendorong sektor pariwisatanya. Salah satunya dengan menggelar Majapahit International Travel Fair (MITF) 2019 yang merupakan event pariwisata tahunan dengan skala internasional guna mempromosikan potensi budaya dan pariwisata Jatim pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan, melalui pameran ini pihaknya juga akan mengembangkan konsep desa wisata. Terutama yang berbasis kearifan lokal yang diharapkan tidak hanya mendongkrak pariwisata, tapi juga mampu meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat pedesaan.

Menurutnya, sangat banyak keunggulan yang dimiliki Jatim seperti kearifan dan keindahan lokal yang belum tereksplor. Untuk itu akan ada ruang dimana desa wisata ini bisa dikembangkan. Sedangkan pengembangan desa wisata ini memiliki peluang mengingat saat ini ada dana desa yang jumlahnya besar, sehingga bisa menjadi pemicu dan pemacu untuk mendongkrak seluruh pertumbuhan baik ekonomi, budaya dan sosial di pedesaan.

"Dengan adanya pengembangan desa wisata, kami yakin akan tumbuh basis ekonomi pedesaan. Sehingga akan ada peningkatan percepatan kesejahteraan masyarakat desa. Artinya multiplayer effect-nya banyak sekali, apalagi di seluruh negara di dunia, devisa sektor riil akan tumbuh ketika sektor pariwisata tumbuh," terangnya usai meninjau pameran The 20th Majapahit International Travel Fair (MITF) di Exhibition Hall Grand City Surabaya, Kamis (2/5).

Di tempat yang sama, Direktur PT Debindo Mitratama selaku penyelenggara pameran MITF 2019 Boediono menuturkan, dengan bergantinya brand Majapahit Travel Fair menjadi Majapahit Internasional Travel Fair ini diharapkan akan mendatangkan buyer atau wisatawan dari luar negeri sehingga dapat menambah devisa ke Indonesia. "Apalagi tahun ini MITF masuk ke dalam 100 kalender event Kementerian Pariwisata," ujarnya.

Pameran yang diikuti oleh 100 peserta dari kabupaten/kota seluruh Indonesia, swasta, daerah tujuan wisata, penerbangan, dan kereta api dengan 180 stan dengan ini juga akan ada travel exchange (trafex) atau pertemuan buyer dan seller.

Boediono menambahkan, kegiatan trafex ini diharapkan mendapatkan nilai transaksi yang cukup tinggi, yakni mencapai Rp 50 miliar. "Karena mereka membawa grup yang biasanya disebut MICE. Oleh karena itu kami juga mendapat dukungan PHRI, ASITA, GIPI, dan semua stakeholder pariwisata lainnya," imbuhnya. (cin/nur)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia