Selasa, 25 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Pesan Makan, Pura-Pura Gak Bawa Uang, Bawa Kabur Motor

03 Mei 2019, 00: 04: 10 WIB | editor : Wijayanto

Tersangka Samsul Arifin

Tersangka Samsul Arifin (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA - Ada-ada saja modus pelaku penipuan. Pinjam motor untuk ambil uang malah motor dibawa kabur. Itulah yang dilakukan Samsul Arifin dan rekannya Rafi. 

Kasus itu terjadi, Senin (15/4) lalu. Korban Prianto, 23, saat itu datang ke rumah makan bersama M Yusuf, 24, warga Jalan Bambe, Driyorejo Gresik. Korban lalu memesan makan di rumah makan tersebut.

Beberapa saat kemudian, Rafi (buron) dan Samsul datang ke tempat yang sama. Mereka menggunakan motor Honda Beat L 6389 VM. "Kedua pelaku saat itu memesan makan dan memesan 27 bungkus nasi," ujar Kanit Reskrim Polsek Wiyung Ipda Wahyu Ngabekti.

Sambil menunggu pesanan nasi bungkus, keduanya lalu makan. Setelah selesai, pelaku Rafi pura-pura kehabisan uang. Tak berselang lama, Rafi lalu meminjam motor korban untuk digunakan mengambil uang di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM). 

Setelah ditunggu-ditunggu, Rafi ternyata tak juga kembali. Sementara Samsul masih menunggu di dalam rumah makan. Tanpa basa-basi saat itu Samsul bermaksud keluar rumah makan. Sementara nasi bungkus yang dipesan sudah jadi.

Saat ditagih pembayaran, Samsul asal Bangkalan Madura itu malah kabur. Lalu diteriaki maling dan berhasil ditangkap. Motor korban Honda Beat nopol W 4728 BH berhasil dibawa kabur pelaku Rafi. Sementara, Samsul dan motor yang digunakannya berhasil diamankan. 

Saat diinterogasi, tersangka Samsul sudah melakukan aksi serupa tiga kali bersama Rafi. "Tiga kali ini, yang terakhir tertangkap," ucap Samsul. 

Samsul mengaku, aksi pertama dilakukan di kawasan Jalan Tambak Wedi Gang XIII, Surabaya. Kemudian aksi kedua dilakukan di warung kopi (warkop) Jalan Indrapura, Surabaya. (rus/vga)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia