Senin, 18 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Kelola Hotel dan Restoran Bermodal Rp 50 Juta

01 Mei 2019, 08: 40: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

PRAKTIK KERJA NYATA: Mahasiswa menyiapkan makanan di dapur  Nui Hotel and Restaurant.

PRAKTIK KERJA NYATA: Mahasiswa menyiapkan makanan di dapur Nui Hotel and Restaurant. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Share this      

Siwalankerto - Ada yang unik dari sudut ruangan Program Studi manajemen perhotelan UK Petra Surabaya,  Selasa (30/4). Pasalnya ruangan tersebut disulap menjadi Nui hotel and restaurant untuk mahasiswa semester 6 yang mengikuti praktik kerja nyata mata kuliah manajemen operasional Program Studi Manajemen Perhotelan. 

Leoni Trifena tampak serius memantau tim server melayani pengunjung di Nui Hotel and Restaurant, Surabaya. Sesekali, mahasiswi semester enam program Manajemen Perhotelan Universitas Kristen (UK) Petra itu dengan ramah bertanya kepada pelanggan terkait kepuasan pelayanan tim restoran.

Leoni merupakan General Manager yang bertanggung jawab atas semua divisi di Nui Hotel and Restaurant. Sebenarnya, Nui Hotel and Restaurant adalah praktik perkuliahan dari program Manajemen Perhotelan UK Petra. Sebanyak 123 mahasiswa bertugas di lima divisi utama, yakni kitchen product, pastry and bakery, service and bar, housekeeping, dan front office. Nama Nui berasal dari Bahasa Hawaii yang punya makna 'sangat baik' atau 'luar biasa'.  Operasional Nui Hotel and Restaurant berjalan tiap Selasa sampai Jumat dari pukul 09.30-21.30 WIB. 

"Selama lima hari teman-teman akan bertugas di satu divisi, kemudian di minggu berikutnya mereka akan bertugas di divisi berbeda. Jadi semua mahasiswa bisa mencoba berbagai keahlian," kata Leoni, Selasa (30/4).

Praktik mengelola hotel sesungguhnya ini sudah dimulai sejak awal Februari hingga 28 Mei 2019. Awalnya, mereka mendapat modal dari kampus sebanyak Rp 50 juta untuk operasional mulai belanja keperluan restoran, membuka toko roti, membuat seragam, membuat dekorasi, hingga belanja keperluan hotel.

Memang ada lima kamar yang disediakan pihak kampus untuk dikelola menjadi penginapan. "Kami punya 1 kamar suite, 2 kamar deluxe, dan standart room dengan tarif antara Rp 100 ribu-Rp 300 ribu," kata Leoni.

Tamu yang menginap di Nui Hotel and Restaurant biasanya berasal dari tamu pihak kampus hingga kalangan orang tua mahasiswa. Soal perputaran uang, Leoni mengaku bahwa dana Rp 50 juta yang disediakan kampus sudah balik modal. Secara kreatif, mereka mendapat pemasukan dari bisnis hotel, restoran, laundry, dan pastry-bakery. Pelanggan tetapnya pun dari kalangan mahasiswa dan karyawan kampus. 

Menurut salah satu pengunjung restauran, Timberli Hartoko,  dirinya berkunjung ke restauran tersebut seminggu sekali dengan mencicipi berbagai menu yang ada. Sementara itu Sekretaris program manajemen perhotelan UK Petra, Agung Harianto, mengungakan bahwa praktik kuliah nyata ini merupakan agenda rutin yang digelar. "Jadi para mahasiswa semester 6 kami minta untuk membuat layakmya mengelola hotel sesungguhnya. Seluruh departemen yang ada di hotel harus ada termasuk struktur organisasinya harus jelas," pungkasnya. (rmt/rak)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia