Selasa, 25 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Gresik

Pebisnis UMKM Lirik Pembiayaan Syariah

30 April 2019, 16: 43: 05 WIB | editor : Wijayanto

DIMINATI: Salah satu konsumen sedang mencari produk UMKM.

DIMINATI: Salah satu konsumen sedang mencari produk UMKM. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Kalangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melirik pembiayaan syariah. Permodalan berbasis sistem syariah dinilai menjadi model pembiayaan yang tepat.

Kepala Bank BNI Syariah, Heni Wiyono mengatakan, kebutuhan akses keuangan syariah terhadap keuangan syariah sejatinya cukup besar. Namun, banyak yang tidak dapat mengakses karena UMKM tersebut dinilai belum bankable.

“Keuangan syariah yang paling mendasar dan dituntut kepada UMKM yaitu syarat-syarat yang bankable. UMKM bisa masuk kalau sudah memenuhi aspek legalitas, tata kelola usaha, masa berjalan usaha, dan berbagai syarat lainnya yang masih dianggap menyulit UMKM,” katanya.

Dikatakan, pelaku UMKM membutuhkan seorang akuntan yang dapat membimbing sebagai syarat pengajuan pembkiayaan. Namun, diakuinya di Gresik tidak banyak akuntan yang mau memberikan jasa untuk membimbing UMKM.

“Hal ini yang kerap menjadi tantangan tersendiri bagi UMKM di Gresik. Akhirnya kami memberikan rekomendasi untuk meminta bimbingan dari Dinas koperasi dan UKM” imbuhnya.

Menurutnya, beberapa pelaku industri keuangan syariah di Gresik khususnya bank mulai memberikan kemudahan persyaratan. Hal itu diimbangi dengan pemberian pinjaman yang lebih kecil di bawah kategori mikro yakni sekitar Rp 2 sampai 5 juta.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembiayaan Usaha Mikro DIskoperindagkop Gresik, Hari Wahyudi mengatakan, saat ini ada 1.700 pelaku UMKM yang menjadi nasabah bank syariah di Gresik. Dengan tingkat pinjaman yang relatif kecil dengan bunga rendah produk keuangan syariah diminati pelaku UMKM.

“Selama ini dengan jumlah pinjaman yang lebih kecil, tingkat kredit macet juga tergolong rendah. Oleh karena itu semoga tahun ini iklim kondusif agar pola-pola baru tersebut bisa terus berkembang dan menopang kebutuhan UMKM,” kata Hari. (fir/ris)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia