Minggu, 08 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Pemprov Dorong Munculnya One Village One Product

27 April 2019, 11: 07: 37 WIB | editor : Wijayanto

UMKM: Istri Wagub yang juga Ketua PKK Jatim Arumi Bachsin Dardak mengamati produk salah satu UKM dari daerah.

UMKM: Istri Wagub yang juga Ketua PKK Jatim Arumi Bachsin Dardak mengamati produk salah satu UKM dari daerah. (ISTIMEWA)

Share this      

SURABAYA -  Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Jatim, Arumi Bachsin Emil Dardak, akan terus mendorong terbentuknya One Village One Product atau satu desa satu produk yang memilki nilai jual tinggi di seluruh desa di Jawa Timur.

Dihadapan para pelaku UMKM dan BUMdes yang hadir, Arumi menyampaikan bahwa, tantangan ke depan tidaklah mudah. Sama halnya dengan pasar maupun konsumen yang terus berkembang. Akan tetapi, salah satu point penting agar produk bisa bersaing yakni dengan mengoptimalkan teknologi bagi pelaku UMKM di desa.

"Saya bercita cita di 8.000 lebih desa memiliki produk unggulan yang bisa dan siap dikenalkan, bahkan dipasarkan di dalam maupun luar negeri dengan aneka ragam kreasinya," ujarnya saat membuka Kampung Kreasi 2019 di Royal Plaza Surabaya.

Ia mengatakan, harapan terbentuknya one village one product tersebut akan terbentuk pemberdayaan masyarakat dan membuat sektor ekonomi kecil atau UMKM di desa tergerak, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi bagi desa maupun masyarakatnya.

Arumi menjelaskan, dengan terbentuknya one village one product tersebut, diharapkan dapat memunculkan kegiatan ekonomi baru di masyarakat yang memberikan nilai tambah dan dapat menjaga momentum pertumbuhan dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

"Nilai tambah ini juga akan meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat sehingga berkontribusi pada pemeliharaan stablilitas ekonomi," ungkapnya.

Perkembangan zaman dan teknologi, menjadikan konsumen kini sudah berbeda dalam memilih dan menentukan produknya. Begitu pula, cara konsumen membelinya. "Maka dari itu, ini merupakan  peluang yang sangat baik untuk para wirausahawan khususnya yang ada di desa untuk mengembangkan diri menciptakan produk yang bernilai jual tinggi lewat pemanfaatan teknologi," jelasnya.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa M. Yasin M.Si mengatakan, kegiatan Kampung Kreasi Produk Unggulan Jawa Timur 2019 merupakan salah satu upaya nyata dari Pemprov Jatim dalam mewujudkan Nawa Bhakti Satya Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim.

Tujuannya yakni untuk mewujudkan Jatim Berdaya dengan cara membangkitkan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta Badan Usaha Milik Desa (BUMdes). Lewat kegiatan ini Dinas PMD mencoba untuk memasarkan produk-produk yang selama ini dibina untuk dikenalkan pada pasar dunia nyata.(mus/rak)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia