Jumat, 24 Jan 2020
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya
PAN dan PPP Butuh Keajaiban Loloskan Aleg

30 Persen Wajah Baru Bakal Warnai DPRD Jatim

27 April 2019, 09: 08: 59 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (DOK/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Figur-figur baru bakal mendominasi kursi DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 (Kota Surabaya). Bahkan, dari delapan kursi yang diperebutkan di Dapil 1, hanya dua petahana yang diprediksi bertahan, yakni Agatha Retnosari dari PDI Perjuangan dan Hartoyo dari Partai Demokrat.

Direktur Eksekutif Surabaya Consulting Group (SCG) Didik Prasetiyono mengatakan, delapan kursi DPRD Jatim dari Dapil 1 Kota Surabaya akan diisi oleh orang-orang baru. Hanya ada dua petahana yang kemungkinan lolos.

"Ada tiga caleg PDIP yang kemungkinan lolos. Selain Agatha, PDIP masih punya Armuji yang akan lolos,” katanya.

PDI Perjuangan hampir bisa dipastikan menjadi juara dari Dapil Jatim 1. Dari survei yang dilakukan SCG,  PDIP meraih 32,78 persen suara, kemudian disusul PKB 11,60 persen, Gerindra 8,35 persen, PKS 7,66 persen, Demokrat 7,08 persen. Disusul Golkar 6,89 persen, PSI 6,61 persen, PAN 5,10 persen, Nasdem 3,94 persen, PPP 3,29 persen, Perindo 2,96 persen.

Selain itu, PBB 1,20 persen, Partai Berkarya 1,19 persen, Hanura 0,73 persen, Partai Garuda 0,40 persen, dan PKPI 0,21 persen.

Dari 16 partai peserta pemilu, ada tujuh partai yang diprediksi lolos ke DPRD Jatim dari Dapil Surabaya. Selain PDI Perjuangan, ada PKB, Gerindra, PKS, Demokrat, Golkar dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Menurut Didik, PSI akan berebut dengan PDI Perjuangan untuk kursi kedelapan dari Dapil Jatim 1. “PAN dan Hanura dipastikan kehilangan kursi. Pada pemilu 2014 lalu masing-masing dapat satu kursi,” ujarnya.

Didik mengatakan, caleg-caleg yang bakal lolos kebanyakan berada di nomor urut 1. Caleg PKB Samsul Arifin berada di nomor urut 2. Agatha dari PDIP berada di nomor urut 3. "Agatha menjadi caleg kedua dari PDI Perjuangan yang lolos,” katanya.

Menurut dia, Armuji (PDIP), Samsul Arifin (PKB), Agatha Retnosari (PDIP), Hadi Dediyansah (Gerindra), Arif Hari Setiawan (PKS), dan Blegur Prijanggono (Golkar) adalah nama-nama yang akan mengisi DPRD Jawa Timur dari Dapil 1.

“Kursi kedelapan diperebutkan tiga nama. Sally Azaria (PSI), Agustin Poliana (PDIP), dan Yordan M Bataragoa (PDIP),” paparnya.

Sementara itu, peneliti senior Surabaya Survey Center (SSC) Surokim Abdussalam mengatakan, jika melihat tren survei, calon petahana yang berada pada nomor 1 dan 2 mempunyai peluang lebih besar lolos.

Khususnya dari partai-partai utama di Jatim seperti PDIP, PKB, dan Gerindra. “Baru disusul partai menengah, incumbent yang ada di urutan nomor 1 seperti Golkar dan Demokrat,” katanya.

Menurut Surokim, Partai Nasdem dan PKS punya peluang meraih tambahan kursi. Sementara PAN dan PPP masih butuh keajaiban untuk bisa bertahan dalam perolehan kursi anggota legislatif (aleg) seperti pemilu lima tahun lalu.

“PSI hanya bikin kejutan di daerah perkotaan, tapi di daerah masih belum bisa bikin kejutan. Sementara itu efek Ketua DPP PPP Romahurmuziy (yang ditangkap KPK) memang sangat merugikan PPP. Sebab, waktunya sangat dekat dengan pencoblosan,” terangnya.

Meski demikian, menurut Surokim, penurunan kursi PPP tidak jatuh ke PKB. Bahkan, justru ke PKS dan Nasdem. “PDIP dan PKB akan dominan dalam perolehan suara pada dapil-dapil yang ada di Jatim," katanya.

Berdasarkan data hasil rekapitulasi sementara, Surokim memprediksi sekitar 60 hingga 70 persen caleg lama akan bertahan di DPRD Jatim. Selebihnya wajah baru. (mus/rek)

(sb/mus/jay/JPR)

 TOP
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia