Jumat, 22 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Sidoarjo

Pendatang Baru Kalahkan Incumbent, PKB-Gerindra Pasang Target Tinggi

26 April 2019, 17: 10: 50 WIB | editor : Wijayanto

Pendatang Baru Kalahkan Incumbent, PKB-Gerindra Pasang Target Tinggi

SIDOARJO - Anggota legislatif di DPRD Sidoarjo pada tahun ini ada kemungkinan akan banyak wajah baru. Sebab dari hasil perhitungan sementara, suara caleg incumbent di PKB, PDIP, dan Gerindra masih kalah dibandingkan pendatang baru.

Di Partai Gerindra, misalnya, suara terbanyak diraih caleg dapil II (Tanggulangin, Candi, Porong, Jabon) Mimik Idayani. Berdasarkan perhitungan sementara, total suaranya mencapai 17 ribu. Lebih tinggi daripada caleg petahana Gerindra di dapil yang sama yaitu Bambang Pujianto.

Sekretaris DPC Gerindra Sidoarjo Suwono menjelaskan suara Mimik terus bertambah. Dia optimistis, jika terus bertambah, Mimik akan jadi caleg suara terbanyak. "Tidak hanya di Gerindra, tapi di Sidoarjo," ucapnya.

Caleg baru juga menang di PDIP. Yakni Suyarno. Dari perhitungan sementara Ketua PAC PDIP Prambon itu mengumpulkan 13 ribu suara.

Sekretaris DPC PDIP Sidoarjo Taufik Hidayat Tri Yudono mengatakan, faktor kemenangan Suyarno ada dua. Dia merupakan tokoh masyarakat. Selain itu,  Prambon merupakan basis PDIP. "Sehingga suaranya besar," paparnya. 

Sedangkan untuk PKB pada pileg 2014 , Sullamul Hadi Nurmawan memperoleh suara terbanyak. Yakni mencapai 16 ribu. Sedangkan dalam pemilu tahun ini, caleg PKB dapil 1 Subandi memperoleh suara terbanyak.

Meski begitu, Sekretaris DPC PKB Sidoarjo M Nasik mengatakan, PKB akan tetap mendominasi kursi legislatif seperti pemilu 2014 lalu. Target yang dipasang sedikit lagi akan teralisasi. Saat ini PKN mengklaim sudah mengantongi perolehan 16 kursi anggota DPRD Sidoarjo. Hampir mencapai target yang ditetapkan, yakni 18 kursi. “Semoga bisa masuk ke 17 kursi,” katanya.

Dari hasil perhitungan suara pada Sistem Informasi Penghitungan Suara, Situng milik KPU hingga Rabu (24/4) pukul 18.00, PKB mendominasi perolehan suara di 24 TPS. Perolehan suara PKB mencapai 1.655. Dari Daerah Pemilihan (Dapil) II sebanyak 81 suara, dapil III 1.367 suara, dapil IV 50 suara, dapil V 68 suara dan dapil VI 89 suara. Perolehan suara di dapil I belum diketahui.

Tidak hanya di tingkat daerah, di tingkat provinsi dan DPR RI pun PKB juga memasang target cukup tinggi. Kendati KPU saat ini masih melakukan tahap rekapitulasi suara, kata Nasik, namun beberapa nama saat ini sudah mulai terlihat dan optimis akan menduduki kursi dewan di DPRD Provinsi. Beberapa nama  tersebut di antaranya, Anik Maslachah dan Achmad Amir Aslichin.

Kedua nama tersebut kata Nasik merupakan nama-nama yang saat ini memperoleh suara cukup besar. Untuk itu, paling tidak beberapa kursi DPRD Provinsi paling tidak dapat diperoleh oleh keduanya.

Sementara itu untuk pemilihan DPR RI, Nasik berharap kadernya juga dapat memperoleh kursi. Salah satunya melalui Syaikhul Islam. Namun begitu, Nasik juga tidak mengetahui secara persis terkait perolehan suara untuk sementara. “Cuman kan kalau kita ngomong kader ya sementara harapan kita masuk di Gus Syaikhul,” terangnya.

Nasik menargetkan sebanyak dua kursi nantinya dapat diperoleh oleh kader PKB Sidoarjo. Target dua kursi tersebut untuk DPRD Provinsi dan DPR RI.

Sementara itu, ketua DPC Gerindra M Rifai mengaku, hingga saat ini masih belum mengetahui secara pasti jumlah kader Gerindra Sidoarjo yang maju di pemilihan DPRD Provinsi. Dirinya hingga saat masih mendengar satu nama dari tiga kursi yang menjadi targetnya. “Sepertinya Benjamin Kristianto itu yang nomor urut satu, itu sementara yang saya dengar,” katanya.

Berdasarkan informasi yang berhasil diperoleh Rifai, Ketua BPN Prabowo-Sandi Sidoarjo Rahmat Muhajirin menjadi salah satu kader Gerindra Sidoarjo yang optimis lolos di DPR RI. Hal itu berdasarkan penghitungan suara sementara yang diperoleh. “Saya dengarnya pak rahmat itu suaranya melambung tinggi,” terangnya.

Namun begitu, pihaknya menargetkan setidaknya kader Gerindra Sidoarjo dapat merebut tiga kursi di DPR RI. Untuk itu, pihaknya kini terus melakukan pemantauan terkait perkembangan penghitungan suara di masing-masing pemilihan. (rpp/far/nis)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia