Sabtu, 25 May 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Curi Uang Kotak Amal untuk Bayar Kos, Warga Jember Diganjar 8 Bulan

25 April 2019, 16: 32: 55 WIB | editor : Wijayanto

TERPIDANA: Eka Apriliawati (duduk depan) saat sidang di PN Gresik.

TERPIDANA: Eka Apriliawati (duduk depan) saat sidang di PN Gresik. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

GRESIK – Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik memvonis Eka Apriliawati, 25, dengan pidana penjara selama 8 bulan. Perempuan asal Jember yang indekos di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, tersebut dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 363 KUHP karena telah mencuri kotak amal.

Dalam amar putusannya, majelis hakim yang diketuai Putu Gde Hariadi menerangkan, vonis itu sudah sesuai dengan fakta persidangan. Sebab, terdakwa telah jujur dan mengakui semua kesalahannya selama persidangan. Terdakwa juga berjanji tidak akan mengulangi lagi.

Putusan yang dijatuhkan hakim langsung diterima oleh terdakwa. Kendati putusan lebih ringan darui tuntutan, jaksa penuntut umum (JPU) Ngurah menerima keputusan hakim. "Kami terima yang mulia," timpal Ngurah, menjawab pertanyaan hakim.

Setelah JPU dan terdakwa menerima putusan, majelis hakim menyatakan sidang selesai dan berkekuatan hukum. Usai persidangan terdakwa mengaku jika terpaksa mencuri kotak amal yang berisi uang Rp 200 ribu tersebut. "Untuk membayar kos mas," ujar terdakwa.

Terdakwa juga mengaku bahwa uang hasil curian rencananya digunakan untuk biaya hidup sehari-hari. Karena uang gaji tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup. Apalagi dirinya sedang menghidupi dua anak. Akibat perbuatan yang dia lakukan, dirinya mengaku menyesal. Dan merasa kapok. Tidak akan mengulangi perbuatan serupa. "Kapok mas," pungkasnya.

Ditambah lagi, mendekati bulan ramadhan dan hari raya yang tinggal beberapa bulan lagi. Dirinya tidak bisa kumpul bersama keluarga dirumah. "Kangen sama anak. Tidak bisa merayakan hari raya bersama," sambung Eka.(yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia