Jumat, 24 May 2019
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Dispora Jatim Gelar Lomba Lari Nawa Bhakti 10K

25 April 2019, 00: 35: 33 WIB | editor : Wijayanto

PEMANTAPAN: Rapat koordinasi persiapan event Nawa Bhakti 10K bersama perwakilan dinas terkait.

PEMANTAPAN: Rapat koordinasi persiapan event Nawa Bhakti 10K bersama perwakilan dinas terkait. (SANUSI/RADAR SIDOARJO)

SURABAYA - Rapat koordinasi persiapan event lomba lari yang bertajuk Nawa Bhakti 10K dengan menghadirkan perwakilan dari dinas-dinas terkait berlangsung di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Propinsi Jawa Timur, Rabu (24/4) siang.

Kegiatan tersebut diselenggarakan dalam rangka mendukung Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) atas kemenangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak di pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur lalu. Selain itu untuk menyukseskan salah satu dari program 99 hari kerja.

Sedangkan rencana tempat pelaksanaan event lomba lari 10K start dari  Jalan Gubernur Suryo Surabaya pada Minggu, 28 April 2019 mendatang. Bentuk susunan acara meliputi persiapan kedatangan peserta, soft opening, sambutan ketua panitia, tarian nawa bhakti, pelepasan Nawa Bhakti 10K, pelepasan Nawa Bhakti 5K, hiburan band perform, dilanjutkan opening, pemberian hadiah, spirit speech oleh Ibu Gubernur Khofifah, hiburan DJ, band lokal, performance guest stars yang diselingi pengundian doorprize utama umroh dan paket wisata Islami.

Ketua panitia, Harun Al Rasyid menuturkan, tujuan diadakannya event ini semata-mata untuk mensosialisasikan program Nawa Bhakti Satya Pemerintah Provinsi Jawa Timur. “Dulu sebagai relawan Pilgub Jawa Timur[ dan setelah jadi harus bersama-sama membantu hingga memahami program Ibu Gubernur," katanya.

Menurut Harun, cabang olah raga lari sangat diminati semua kalangan masyarakat Jawa Timur sampai mancanegara. Pasca pemilu serentak kemarin dengan adanya lomba olah raga lari dapat menjadi pendingin atau masyarakat bisa move on menyatukan kembali kebersamaan sehingga menghasilkan hidup damai menjaga keutuhan negara Indonesia.

Empat kategori peserta putra dan putri dalam perlombaan kali ini yakni elit (atlet profesional), umum, TNI/POLRI dan pelajar hingga mahasiswa. “Event ini juga mengedepankan aturan dari Association Of Athletics Federation,"terangnya.

Harun berharap, lomba lari 10K dapat rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk menjaring bibit-bibit atlet muda hingga memperhatikan para atlet lari nasional maupun internasional. Di sisi lain, lomba ini juga memerebutkan hadiah total ratusan juta rupiah.

“Meskipun menggunakan program Ibu Khofifah, namun seratus persen seluruh biaya event lomba lari 10K tidak menggunakan APBD Pemprov Jatim. Melainkan pihak panitia penyelenggara melakukan kerja sama dengan pihak swasta," terangnya. (san/jay)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia