Sabtu, 14 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Gresik

Diduga Kelelahan, 7 Petugas TPS Sakit, 1 Meninggal Dunia

24 April 2019, 20: 23: 26 WIB | editor : Wijayanto

MENINGGAL: Supiin, anggota Linmas Desa Metatu saat bertugas menjaga TPS 12 sebelum akhirnya meninggal dunia Rabu pagi.

MENINGGAL: Supiin (paling kiri di foto kiri), anggota Linmas Desa Metatu saat bertugas menjaga TPS 12 sebelum akhirnya meninggal dunia Rabu (24/4) pagi. (ISTIMEWA)

Share this      

GRESIK - Pelaksanaan Pemilu 2019 memang sangat melelahkan dan menguras fisik penyelenggaranya. Akibat kelelahan, seorang petugas perlindungan masyarakat (Linmas) di Benjeng meninggal dunia.

Selain yang meninggal, dua petugas tempat pemungut suara (TPS) jatuh sakit karena kelelahan usai melakukan rekapitulasi suara C1 plano.

Petugas Linmas yang meninggal bernama Supiin, 60, warga Dusun Purworejo, Desa Metatu, Kecamatan Benjeng. Supiin bertugas menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS) 12. 

“Setelah kami cek memang benar ada kabar seorang petugas TPS dari anggota Linmas meninggal dunia,” kata Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) KPU Gresik, Makmun.

Kapolsek Benjeng AKP Zamzani membenarkan adanya anggota Linmas di Dusun Purworejo meninggal dunia, Rabu pagi.

”Tapi meninggalnya bukan karena kecapekaan usai menjaga pencoblosan di TPS 12 Dusun Purworejo, Desa Metatu, Benjeng. Dia sakit sesak napas,” ucap Kapolsek Benjeng AKP Zamzani.

Kabar meninggalnya seorang petugas TPS tersebut, juga beredar luas di beberapa grup media sosial (medsos). Sejumlah kalangan turut berduka dan mendoakan agar amal ibadah almarhum Supiin diterima Allah SWT dan dosa-dosanya diampuni.

Lebih lanjut Makmun, Komisioner KPU menambahkan, selain yang meninggal dunia, ada tujuh petugas yang jatuh sakit pasca perhitungan suara.

Mereka yang sakit di antaranya petugas ketertiban TPS 4 Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas, Gresik. Petugas tersebut atas nama Suparto, kepalanya tertimpa atap tenda TPS sehingga harus menerima 15 jahitan. 

"Selanjutnya, di tempat yang sama, Muzammil yang mengalami tekanan darah tinggi akibat kelelahan karena sehari penuh melakukan rekapitulasi suara di TPS setempat," kata Makmun.

Selain dua petugas TPS 4, kata dia, di TPS 2 juga mengalami hal yang sama. Petugas tersebut adalah H.Gholib selaku petugas ketertiban serta Eka Yuda Prayitno mengalami sakit typhus. Eka Yuda merupakan petugas PPS Mojosarirejo.

Selanjutnya Sunardi, ketua KPPS TPS 43 Suci Manyar yang sempat dirawat inap tiga hari setelah pencoblosan, dan KPPS TPS 10 Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng, atas nama Misbakhul Munir yang terpaksa masuk UGD di RSUD Ibnu Sina Gresik akibat tensi darah naik 180 pada saat penghitungan suara.

Kondisi yang sama dialami Suwono,. Ketua KPPS 05 Desa kedungsekar, Kecamatan Benjeng, ini mengalami gangguan pernafasan hingga dokter desa yang mendampingi di TPS turun tangan.

“Data ini, merupakan data sementara dan kami sampaikan ke KPU Provinsi Jatim, supaya disampaikan ke KPU RI untuk mendapatkan santunan kesehatan,” ujar Makmun.

Dikatakan, dari data KPU Kabupaten Gresik total terdapat 3.654 TPS yang tersebar di 18 kecamatan saat pelaksanaan pesta demokrasi secara serentak.

Sementara daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 927.045. Rinciannya sebanyak 465.833 pemilih laki-laki, dan 461.212 pemilih perempuan. (yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia