Selasa, 21 May 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

Tahun Ini, Pertamina Bangun Dua Kilang Minyak

24 April 2019, 14: 56: 37 WIB | editor : Wijayanto

CSR: Direktur megaproyek pengolahan dan petrokimia PT Pertamina (persero) Ignatius Tallulembang (kiri) saat mencicipi dan membeli produk UKM di Jamban

CSR: Direktur megaproyek pengolahan dan petrokimia PT Pertamina (persero) Ignatius Tallulembang (kiri) saat mencicipi dan membeli produk UKM di Jambangan Surabaya. (ABDULLAH MUNIR/RADAR SURABAYA)

SURABAYA – PT Pertamina Persero merencanakan dua pembangunan infrastruktur kilang minyak baru tahun ini. Kedua infrastruktur tersebut akan dibangun di Tuban, Jawa Timur dan Bontang, Kalimantan Timur yang masing-masing sebesar 3.000 barel.

Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia PT Pertamina Ignatius Tallulembang mengatakan, pembangunan dua kilang minyak baru tersebut demi membangunan ketahanan dan kemandirian energi Indonesia.

"Selain itu, proyek pembangunan kilang dan petrokimia ini juga untuk mendukung program nawacita pemerintah," terangnya di sela-sela kunjungannya ke lokasi Program corporate social responsibility (CSR) dari TBBM Surabaya Group di Kampung Pejabat (Pusat Ekonomi Jambangan Hebat), Selasa (23/4).

Ignatius menuturkan, nantinya kilang minyak Tuban akan terintegrasi dengan Petrokimia. Progres pembangunan tersebut sampai saat ini pihaknya sudah mendapatkan izin untuk mengelola lahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) seluas 328 hektar dan sudah mulai dikerjakan dengan kliring.

Sedangkan untuk lahan masyarakat masih dalam proses. "Komitmen kami dengan membangun infrastruktur kilang dan petrokimia untuk meningkatkan kapasitas kilang yang saat ini 1 juta menjadi 2 juta," ujarnya.

Selain itu, ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi bahkan meniadakan ketergantungan impor BBM yang sampai saat ini masih berlanjut. "Sehingga nanti pada tahun 2027, Indonesia mampu menjadi negara yang mandiri dalam meningkatkan ketahanan energinya," imbuhnya.

Selain itu, Ignatius bersama dengan direksi dan manajemen dari Kantor Pusat dan Pertamina MOR V juga melakukan Management Walkthrough (MWT) ke area operasi Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Surabaya Group.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memastikan operasional di lokasi, selalu mengedepankan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). "Seperti diketahui, TBBM Surabaya Group meraih penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Kami berkomitmen untuk terus mempertahankan ini," tuturnya.

Selanjutnya, Ignatius juga melakukan tinjauan ke lokasi program CSR yang diimpelementasikan sejak tahun 2017 ini merupakan program yang difokuskan kepada pengembangan UMKM.

"Tujuannya tentu agar mereka dapat mandiri dan meningkatkan usaha ekonomi kreatif. Kampung Pejabat merupakan sebagai salah satu contoh lokasi pengembangan ekonomi kreatif yang didorong oleh Pertamina untuk dapat menciptakan kelompok usaha ekonomi kreatif sehingga masyarakat lebih mandiri dan dapat meningkatkan kesejahteraannya," imbuhnya. (cin/nur)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia