Rabu, 23 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Santri Ponpes Didakwa Pengeroyokan

24 April 2019, 12: 44: 55 WIB | editor : Wijayanto

DISIDANGKAN: Terdakwa Muhammad Nurdiansyah usai jalani sidang dakwaan di PN Gresik.

DISIDANGKAN: Terdakwa Muhammad Nurdiansyah usai jalani sidang dakwaan di PN Gresik. (YUDHI DWI ANGGORO/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Sidang pengeroyokan santri dengan terdakwa Muhammad Nurdiansyah, 19, kembali digelar di PN Gresik, Selasa (23/4). Warga Jalan KH Syafi'i Desa Suci, Kecamatan Manyar, ini didakwa mengeroyok AA, 16, santri pondok pesantren hingga mengalami luka.

Dalam dakwaanya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Aditya Budi menyetakan, terdakwa terbukti ikut melakukan pemukulan pada korban. Pukulan itu menyebabkan luka di bagian kepala dan punggung. "Terdakwa juga ikut menendang kaki korban," kata JPU.

Disebutkan, terdakwa mendatangi korban di salahsatu kamar di pondok pesantren 10 Juni 2018. Terdakwa menanyai korban terkait tuduhan pencurian uang dan HP. Namun korban menjawab terserah hingga menyebabkan terdakwa emosi dan melakukan pemukulan.

Aksi terdakwa diikuti dua temannya sesama santri. Mereka ikut melakukan pemukulan hingga korban terjatuh ke lantai. Berdasarkan hasil visum et repertum dokter RSUD Ibnu Sina, korban mengalami luka memar di kepala bagian belakang. Begitu juga memar di bagian mata sebelah kiri anak korban.

"Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 170 ayat (1) KUHP serta Pasal 351 ayat (1) KUHP jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP," jelas dia.

Selain dakwaan primer, JPU juga mendakwa dengan pelanggaran Pasal 76 C jo Pasal 80 Ayat 1  UU 35/2014 tentang Perubahan atas UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP," kata JPU," kata JPUA Aditya

Ketua majelis hakim Putu Gede Hariadi kemudian menanyakan perihal dakwaan kepada terdakwa. "Bagaimana terdakwa apa sudah memahami dakwaan tadi?. Apa merasa keberatan?," tanya hakim dan dijawab terdakwa dengan anggukan tanda tidak ada keberatan. Hakim memerintahkan Jaksa untuk mendatangkan saksi pada lanjutan sidang pekan depan. (yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia