Jumat, 22 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Wujudkan Smart City, Ajak Warga Ciptakan Energi Alternatif

24 April 2019, 08: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

RAMAH LINGKUNGAN: Warga dibimbing tim dari DKRTH melakukan praktek pemanfaatan arang briket dari sampah.

RAMAH LINGKUNGAN: Warga dibimbing tim dari DKRTH melakukan praktek pemanfaatan arang briket dari sampah. (Rahmat Sudrajat/Radar Surabaya)

Share this      

KALIBOKOR SELATAN - Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya melakukan workshop tentang energi alternatif yang terbarukan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai pengembangan energi alternatif yang ramah lingkungan. 

Sekretaris DKRTH Ipong Wisnoe Wardono menuturkan, tujuan kegiatan tersebut untuk mewujudkan smart city di kota Surabaya, terutama dalam hal pengelolahan sampah organik. “Ini merupakan langkah untuk melukakan inovasi agar masyarakat melakukan pemanfaatan lingkungan yang ada, misalnya dari hasil pemilihan sampah itu sendiri,” kata Ipong di Gedung Wanita Kalibokor, Selasa (23/4). 

Salah satu pengolahan atau pemanfaatan sampah organik adalah pemanfaatan sampah menjadi arang briket. “Saya yakin masyarakat akan melakukan itu karena teknologi terbarukan ini bisa dilakukan,” harapnya. 

Energi alternatif arang briket tersebut bisa dimanfaatkan untuk memasak. Rencananya dalam minggu depan dilakukan pelaksanaan untuk pemanfaatan sampah organik menjadi arang briket.  “Minggu depan sudah mulai, direncanakan nanti ambil satu lokasi percontohan. Untuk lokasinya perlu koordinasi terlebih dulu. Nantinya bisa digunakan sebagai kampung percontohan, tahun ini harus ada. Untuk satu lokasi, syukur-syukur tahun ini ada beberapa lokasi yang menggunakan arang briket tersebut,” ungkapnya. 

  Nantinya pengambilan lokasi tersebut, selain berdasarkan rapat koordinasi juga berdasarkan atas keinginan masyarakat. “Selain itu nanti kami akan pertimbangkan terkait bahan baku, jumlah penduduk dan lokasi. DKRTH sebagai fasilitator, nanti warga kami bantu juga dengan mendatangkan  tenaga ahli,” pungkasnya. (rmt/nur)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia