Jumat, 22 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Endus Kecurangan, Ratu Adil Desak KPU Surabaya Hitung Ulang

23 April 2019, 16: 22: 46 WIB | editor : Wijayanto

MINTA TRANSPARANSI: Massa Ratu Adil yang menggelar aksi di Kantor KPU Surabaya.

MINTA TRANSPARANSI: Massa Ratu Adil yang menggelar aksi di Kantor KPU Surabaya. (RAHMAT/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA - Puluhan massa yang mengatasnamakan Rakyat Bersatu Untuk Pemilu Jujur dan Adil (Ratu Adil) mendatangi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya, Senin (22/4). Mereka mendesak KPU Surabaya melakukan penghitungan ulang dan mendiskualifikasi partai politik dan calon legislatif (caleg) yang terlibat dalam kecurangan.

Menurut koordinator lapangan Susi Susanti menjelaskan, ada dugaan kecurangan pada pelaksanaan pemilu 2019 di Surabaya. Misalnya, adanya penggelembungan perolehan suara dan pengurangan perolehan suara. “Ini berdasarkan temuan hilangnya beberapa berkas C1 di sejumlah TPS,” katanya.

Susi menambahkan, banyak terjadi kecurangan di dalam TPS. Entah disengaja ataupun tidak. Contohnya, C1 hilang semua. “Kecurangan itu salah satunya di Kecamatan Mulyorejo," ungkapnya.

Atas temuan ini, kata dia, sejumlah massa yang hadir ingin pihak KPU melakukan penghitungan ulang. Pihaknya mengaku belum mengetahui pasti apakah ada oknum dibalik temuan kecurangannya itu. "Ada yang kelebihan suara, terus ada yang C1 nya hilang,” terangnya.

Dia mengungkapkan, seperti di Kecamatan Mulyorejo, di TPS 21, itu berkas C1 nya hilang. Ada kejanggalan C1 hologram tidak ada nama, tapi di C1 plano ada. Ada juga selisih, misalnya didaftar 270 orang, tapi di kotak suara ada 271. “Nah, satu suara ini dari mana," ujarnya. 

Dia juga ingin pihak KPU menindak tegas apabila memang ada oknum yang bermain curang dalam pelaksanaan Pemilu 2019. "Yang jelas kami meminta melakukan penghitungan suara ulang," pungkasnya. (rmt/vga)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia