Rabu, 23 Oct 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Saling Ejek, Dua Penjaga Gudang Baku Hantam

23 April 2019, 15: 19: 48 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (DOK/JPC)

Share this      

SURABAYA - Usai melakukan penganiayaan, Moh Maksum, 46, tak bisa kembali melenggang bebas. Pria yang tinggal di Kupang Panjaan Gang IV /20, Surabaya itu ditangkap polisi setelah dilaporkan Sujono, 44, warga Asemrowo Baru, Surabaya. Sujono dibuat babak belur oleh Maksum lantaran tak terima diejek.

Kasus penganiayaan terjadi di gudang penampungan kentang Pasar Keputran, Surabaya, Selasa (29/2). Keduanya merupakan penjaga gudang di pasar tersabut. Mereka sebenarnya berteman namun juga saling ejek sehari-hari.

Saat keduanya saling ejek, Maksum marah. Menurutnya, korban sudah kelewatan dalam ejekannya itu. Bahkan menyingung perasaan. Maksum menegur korban agar tak keterlaluan. "Sikap korban membuat pelaku semakin marah. Hingga keduanya terlibat adu mulut dan berakhir saling jotos," ungkap Kanit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya, Iptu Giadi Nugraha.

Giadi menambahkan, keduanya saling pukul dengan tangan kosong. Hanya saja dalam pertengkaran itu, korban masih menahan dan sesekali mencoba meredam emosi pelaku. Namun Maksum terus membabi buta dengan memukul korban.

Akibatnya, korban mengalami luka lebam di tubuh dan wajahnya. "Tak terima dengan aksi pelaku, korban pun melaporkan kasus ini. Setelah itu kami tindak lanjuti dengan mencari keberadaan pelaku," terang Giadi.

Polisi mencari Maksum di rumahnya, namun ia sudah tak ada ditempat. Informasi yang diperoleh, ia kabur ke Bangkalan, Madura. Setelah melakukan pengejaran, Maksum pun ditangkap tanpa perlawanan.

“Dari hasil pemeriksaan, pelaku nekat memukuli korban lantaran emosi. Ia tak terima dengan salah satu ejekan korban. Namun kami masih mendalami kasus ini," pungkas Giadi. (yua/vga)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia