Selasa, 21 May 2019
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Gresik

Banyak Varian, Persaingan Low MPV Makin Ketat

23 April 2019, 14: 56: 36 WIB | editor : Wijayanto

KETAT: Pasar Low MPV di Gresik bersaing ketat karena muncul varian baru tahun ini.

KETAT: Pasar Low MPV di Gresik bersaing ketat karena muncul varian baru tahun ini. (M FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

GRESIK - Persaingan kendaraan tipe Low Multi Purpose Vehicle (MPV) diprediksi akan semakin ketat. Ini dipicu banyaknya varian dan produk baru yang diluncurkan pabrikan otomotif.  Mulai dari Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga hingga Nissan Livina.

Branch Manager Auto 2000 Manyar, Hendy Surja Setijawan optimis meski pasar LMPV semaki ketat namun Toyota masih dapat menguasai pasar di segmen tersebut di Gresik. "Di Gresik pasar kelas LMPV cukup gemuk, sehingga banyaknya permain tidak akan banyak merubah market sebab kami merupakan pemain lama,” ujarnya.

Hendy mengungkapkan pada Triwulan I/2019 Toyota Avanza memiliki penjualan retail tertinggi di kelasnya. Catatan market share mencapai 40 persen di Gresik. Dia optimis momen ramadan dan menjelang lebaran yang akan segera tiba diproyeksikan akan memberikan kontribusi signifikan pada kendaraan 7 penumpang itu.

“Semakin banyaknya pemain tentu membuat persaingan semakin menarik. Sebab, pasar semakin ketat dan konsumen makin banyak pilihan,” tuturnya.

Hal yang sama diungkapkan Branch Manager Honda Mitra Gresik, Aji Eko Nugroho. Dia mengatakan, pasar LMPV di Gresik pada 2019 ini terlihat lebih agresif dibandingkan tahun lalu.  “LMPV di Gresik sudah memiliki pasar yang kuat. Sehingga cukup sulit untuk didorong ke pasar SUV, ditambah kondisi perekonomian seperti saat ini,” katanya.

Aji mengungkapkan, pihaknya masih percaya diri Mobilio bisa memenangkan pertarungan pasar LMPV di Gresik. Hal ini terlihat dari rata-rata penjualan kendaraan perbulan.

“Segmen bawah sudah diisi oleh LCGC. Kami juga berusaha untuk merangkul konsumen di pasar ini agar naik kelas. Caranya dengan memberikan penawaran seperti trade in dan diskon,” tandasnya.

Pria asal Surabaya itu meyakini penjualan kendaraan LMPV pada tahun ini akan tumbuh, hal ini seiring dengan akan dibukanya beberapa fasilitas infrastruktur tol yang menuju ke berbagai tempat di pulau Jawa.(fir/ris)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia