Selasa, 19 Nov 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Gresik

Didakwa Korupsi, Eks Kadispora Gresik Dituntut 1 Tahun 4 Bulan

23 April 2019, 00: 34: 09 WIB | editor : Wijayanto

TERDAKWA: Eks Kadispora Gresik, Jairrudin.

TERDAKWA: Eks Kadispora Gresik, Jairrudin. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Kadispora) Gresik, Jairrudin, dituntut hukuman selama 1 tahun 4 bulan. Jaksa Penuntut Umum (JPU)  dari  Kejari Gresik, Andri Dwi Subianto, menyatakan terdakwa bersalah melanggar Pasal 3 UU 31/1999 sebagaimana dirubah dalam UU 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi.

"Menyatakan terdakwa bersalah melanggar Pasal 3 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi. Menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun 4 bulan," kata JPU Andri Dwi Subianto dalam tuntutannya yang dibacakan dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya., kemarin.

Ditambahkan, selaian pidana penjara, JPU juga menuntut pidana denda sebesar Rp 50 Juta subsider kurungan 1 bulan . "Perbuatan terdakwa bertentangan dengan program pemerintah untuk memberantas korupsi. Selain itu, perbuatan terdakwa telah memperkaya diri, serta merugikan negara," katanya.

Tidak hanya itu, terdakwa sebagai pejabat negara, seharusnya menjadi panutan masyarakat pada umumnya. Kepada majelis hakim yang diketuai Rahmad, JPU menyatakan terdakwa bersikap koperatif sebagai pertimbangan yang meringankan. "Yang memberatkan perbuatan terdakwa melawan program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi," imbuh Andri yang juga Kasie Pidsus Kejari Gresik.

Mantan pejabat Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik itu diseret ke meja hijau, lantaran sunat sejumlah anggaran tahun 2017, yakni Car Free Day, Paskibraka dan Gowes Pesona Nusantara. Sebelumnya, Jairrudin telah mengembalikan uang hasil korupsi sebesar Rp 103.360.811 juta ke Kejari Gresik. Meski demikian, tidak menghentikan proses hukum yang sedang berjalan.

Dalam surat tuntutaannya disebutkan bahwa, JPU meyakini terdakwa Jarrudin secara sah bersalah melawan hukum. Terdakwa lakukan korupsi, dengan cara memotong anggaran sejumlah kegiatan sebesar 5 persen pada tahun 2017 lalu. Terdakwa melakukan pemotongan di tiga kegitan, yakni Car Free Day, Paskibraka dan Gowes Pesona Nusantara. Jumlah uang yang dikumpulkan sebesar Rp 103.360.811 juta.

Usai membacakan berkas tuntutan. Ketua Majelis Hakim Rahmat meminta kepada terdakwa dan penasehat hukumnya untuk menyampaikan pembelaan pekan depan.  (yud/ris)

(sb/yud/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia