Selasa, 20 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Buka Lagi Setelah Libur Pemilu, Satpas SIM Colombo Diserbu Pemohon

22 April 2019, 23: 47: 34 WIB | editor : Wijayanto

DISERBU: Warga antre untuk melakukan perekaman saat mengurus Surat Ijin Mengemudi (SIM) di Satpas Colombo, Surabaya, Senin (22/4).

DISERBU: Warga antre untuk melakukan perekaman saat mengurus Surat Ijin Mengemudi (SIM) di Satpas Colombo, Surabaya, Senin (22/4). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

Share this      

SURABAYA – Ratusan pemohon surat izin mengemudi (SIM) memadati Kantor Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Colombo, Senin (22/4). Antrean terlihat mengular hingga beberapa baris. Maklum, kepadatan itu terjadi lantaran pelayanan SIM baru dibuka kembali setelah pelayanannya sempat diliburkan empat hari dalam rangka Pemilu 2019. 

Sejak dibuka sekitar pukul 08.00, pengunjung sudah mulai berdatangan. Petugas pun dengan cepat melakukan pelayanan. Dengan mengenakan baju ala kartini, para petugas mulai sibuk memeriksa kelengkapan pemohon SIM. Baik baru maupun yang perpanjangan. 

Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Eva Guna Pandia mengatakan adanya kepadatan memang sudah diperkirakan sebelumnya. Sebab, pelayanan baru kembali dibuka setelah empat hari libur yakni tanggal 17-20 April. Sehingga, SIM yang habis masa berlakunya pada tanggal libur kemungkinan mengurus di hari pertama buka.

"Biasanya seperti itu, padahal untuk perpanjangan , khususnya pada saat libur pemilu kami layani hingga tanggal 27 mendatang," ungkap Eva Guna Pandia. Hanya saja kalau lebih dari tanggal itu, harus dilakukan pengurusan baru sesuai ketentuan. 

Menurut Pandia, Lonjakan tidak hanya terjadi di Satpas Colombo. Antrean panjang pemohon SIM juga terjadi di SIM Corner. Pemohon didominasi oleh perpanjangan SIM, sisanya pemohon baru.

Hingga sore, jumlah pemohon sudah mencapai 360 orang di Satpas Colombo. Padahal, biasanya hanya 250 orang yang membuat SIM baru dalam sehari. Artinya, ada peningkatan jumlah pemohon yang mencapai 100 orang.

Pandia mengatakan peningkatan jumlah pemohon sudah diantisipasi. Jam pelayanan ditambah satu jam. Biasanya, pendaftaran pemohon baru ditutup pukul 13.00. Setelah adanya lonjakan, waktu pendaftaran diperpanjang sampai pukul 14.00. ”Itu batas waktu pendaftaran saja. Kalau ujiannya, akan dilaksanakan sampai peserta habis,” terangnya. 

Sedangkan khusus kemarin, Pandia memang sengaja meminta para Polwan yang bertugas untuk mengenakan kebaya. Hal itu dilakukan untuk memperingati hari Kartini. 

Salah satu pemohon SIM, Nizariafin Hifni Tahtiar,17, mengatakan saat datang ke Satpas Colombo Kamis (18/4). Dia mengaku tidak tahu bahwa pelayanan sedang diliburkan. Dia mengurus SIM untuk kebutuhan berkendara saat kuliah dari Surabaya ke Malang. (yua/jay)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia