Senin, 17 Jun 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Gresik

Coblosan Ulang di TPS 10 Dahanrejo Tunggu KPU

22 April 2019, 23: 31: 13 WIB | editor : Wijayanto

TUNGGU KPU: Pelaksanaan pemilihan ulang di TPS 10 Dahanrejo, Kecamatan Kebomas menunggu instruksi KPU Gresik.

TUNGGU KPU: Pelaksanaan pemilihan ulang di TPS 10 Dahanrejo, Kecamatan Kebomas menunggu instruksi KPU Gresik. (DOK/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik belum memastikan kapan akan dilaksanakan coblosan ulang di TPS 10, Desa Dahanrejo. Ini setelah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gresik menemukan adanya 7 pemilih misterius. Mereka juga telah mengirimkan surat rekomendasi terkait pemilu ulang kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Gresik.

Anggota Panwascam Kebomas Adi Santoso mengatakan untuk surat rekomendasi pemilu ulang sudah dikirim sejak 19 April lalu. Isi suratnya meminta agar digelar pencoblosan ulang di TPS yang terendus ada kecurangan. 

Menurutnya, pelaksanaan pemungutan suara ulang harus digelar seminggu setelah surat rekomendasi keluar. “Kami sudah kirimkan rekomendasi beberapa hari lalu. Bagaiamana mekanisme selanjutnya, kami serahkan ke KPU selaku lembaga yang menyelenggarakan pemilu,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Komisioner Bawaslu Kabupaten Gresik Syafik Jamhari. Menurut dia, rekomendasi pencoblosan ulang bermula, saat lembaganya menemukan kecurangan dalam proses mencoblos di TPS 10. Bahwa ditemukan, ada sejumlah pemilih dari luar daftar pemilih tetap (DPT) yang mencoblos di TPS tersebut. Yang menjadi masalah, para rombongan pemilih liar itu tidak bisa menunjukkan formulir A5 sebagai syarat pindah pilih dari DPT asal. 

Karena itu agar proses pemilihan umum (pemilu) 2019 tidak diwarnai dengan kecurangan, pihaknya meminta agar penyelenggara melakukan pencoblosan ulang. “Segera digelar jangan lama-lama. Apalagi rekomendasi sudah kami kirim,” jelasnya. 

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilu Kecamatan (PPK) Kebomas Habib mengatakan untuk rekomendasi dari pengawas pemilu sudah diterima. Pihaknya sudah sudak melakukan tindaklanjut. Termasuk menyampaikan kepada KPUD Gresik. “Sudah kami sampaikan, menunggu KPU,” ujarnya.

Terpisah, Komisioner Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPUD Gresik Elvita Yuliati, mengaku siap menjalakan apa yang menjadi rekomendasi dari Bawaslu. Namun dalam progresnya pihaknya masih menunggu keputusan pleno dari seluruh komisioner. “Masih kita plenokan, habis itu baru bisa dilaksanakan,” pungkasnya. (rof/ris)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia