Senin, 26 Aug 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Sidoarjo

Suara Caleg Incumbent di DPRD Sidoarjo Menurun

22 April 2019, 21: 13: 53 WIB | editor : Wijayanto

Suara Caleg Incumbent di DPRD Sidoarjo Menurun

SIDOARJO - Sejumlah calon legislatif (caleg) incumbent Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sidoarjo mengku hasil perolehan suara mereka pada pemilihan pileg dan pilpres tahun 2019 ini menurun. Dibandingkan dengan pemilu 2014 silam.

Hal itu disampaikan oleh salah satu calon legislatif DPRD Sidoarjo Sullamul Hadi Nurmawan. Pria yang akrab disapa Gus Wawan itu mengaku, perolehan suaranya mengalami penurunan yang cukup drastis. “Sekarang saya rasa hampir semua caleg itu suaranya itu tidak seberapa dibanding tahun 2014 lalu,” katanya.

Pria yang sudah tiga kali mengikuti pemilihan legislatif itu bercerita, pada pemilu 2009 lalu dia berhasil meraih lebih dari 9 ribu suara. Bahkan perolehan suara tersebut meningkat pada pemilu tahun 2014 sebesar 16 ribu suara.

Ketua DPRD Sidoarjo itu bahkan menargetkan pada pileg tahun 2019 ini dia mampu meraih suara sebesar 20 ribu. “Namun saya memperkirakan hanya dapat sekitar 13.700 suara,” terangnya.Pria yang menjadi caleg di dapil 5 itu mengatakan, penurunan tersebut terjadi akibat beberapa faktor. Di antaranya, lantaran pemilihan legislatif digelar bersamaan dengan pemilihan presiden dan wakil presiden.

Sehingga hal tersebut kata Gus Wawan, masyarakat lebih banyak bereforia mengenai pemilihan presiden. “Salah satunya sih itu,” kata politisi PKB itu.

Selain itu, penurunan jumlah suara tersebut juga diakibatkan oleh banyaknya caleg yang mengikuti kontestasi pemilihan legislatif. Setidaknya KPU memberikan batasan maksimal 10 caleg di masing-masing partai.

Hal itu membuat jumlah kontentan pemilihan legislatif menjadi sangat banyak. Itu berpengaruh pada surat suara yang juga berukuran sangat panjang dan lebar. “Mau sosialisasi seperti apapun kita, masyarakat tetap bingung, sebab pilihannya banyak,” terangnya.

Sementara itu, calon legislatif untuk daerah pemilihan (Dapil) 4 Bangun Winarso mengaku, bahwa perolehan suaranya juga diperkirakan menurun jika dibanding pemilihan tahun 2014 silam.

Politisi PAN itu memperkirakan suaranya mengalami penurunan antara 100 hingga 200 suara. Bangun mengatakan, pada tahun 2014, suranya mencapai 8 ribu. “Kalau sekarang mungkin sekitar 7.800 suara,” katanya.

Berbeda dengan Gus Wawan, Bangun mengaku penurunan perolehan jumlah suara tersebut lantaran masyarakat cenderung bersikap pragmatis. Bangun mengatakan masyarakat saat ini tidak melihat visi misi dari masing-masing caleg.

Namun begitu, penurunan tersebut juga terjadi pada suara partai. Bangun mengatkan, jika sebelumnya di dapil 4 suara partainya mencapai 20 ribu suara, namun kali ini diperkirakan hanya mencapai 11 ribu suara. “Tapi kalau saya sendiri optimistis masih bisa masuk di DPRD,” pungkasnya. (far/nis)

(sb/jpg/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia