Minggu, 26 May 2019
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Turun dari Mobil, Ibu-ibu Dijambret

21 April 2019, 22: 34: 20 WIB | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (DOK/JPNN)

SURABAYA - Baru saja turun dari mobil, tas milik Lindawati Tjokrohadi, 54, dirampas pejambret yang beraksi seorang diri di Jalan Panduk Gang V, Tenggilis Mejoyo Surabaya Minggu siang (21/4).

Akibatnya, tas yang berisi dompet, KTP, ATM, handphone (HP) dan kunci rumah itu raib seketika. 

Berdasarkan informasi, aksi penjambretan terjadi sekitar pukul 13.30. Saat itu korban baru saja turun dari mobil. Korban berencana saat itu hendak bekerja dan diantar anaknya. 

Saat turun dan hendak masuk ke gang sekitar kampus Universitas Surabaya (Ubaya), pelaku yang beraksi seorang diri langsung merampas tas dari tangan korban. Seketika itu tas berpindah tangan. Pelaku pun langsung kabur membawa hasil rampasannya.

Anak korban, Clementeo Agung, saat dikonfirmasi Radar Surabaya membenarkan jika ibunya menjadi korban jambret di sekitar kampus Ubaya. "Iya benar," ucapnya singkat saat dihubungi melalui sambungan telepon, Minggu malam (21/4). 

Menurut informasi dari korban, pelaku saat itu memakai motor matic dengan huruf awal nopol W. Namun nopol lengkapnya, anak korban tak hafal.

Atas kasus tersebut, korban sudah melapor ke SPKT Polsek Tenggilis Mejoyo. Hanya saja laporannya bukan sebagai korban jambret, melainkani laporan kehilangan supaya tidak memakan waktu lama untuk pengurusan surat- surat penting. (rus/jay)

(sb/rus/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia