Minggu, 26 May 2019
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Surabaya

Budaya Jepang Tak Hanya Origami

21 April 2019, 08: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

Masaki Tani

Masaki Tani (dok)

GUBENG - Sejak bertugas di Surabaya, Konsul Jenderal (Konjen) Jepang Masaki Tani terus menjalin komunikasi dengan berbagai kalangan. Diplomat senior ini pun tak henti-hentinya berkeliling ke berbagai daerah di Jatim untuk menyapa masyarakat.

Tani pun berharap hubungan Indonesia dan Jepang  bisa terus meningkat di berbagai bidang. Khususnya dalam bidang pendidikan dan kebudayaan. Salah satunya dengan menyelenggarakan Festival Budaya Jepang di kampus-kampus dan sekolah.

Menurut Tani, festival budaya sangat penting untuk menjalin kesepahaman antara masyarakat kedua negara. Orang Indonesia bisa belajar bahasa dan budaya Jepang, begitu pula sebaliknya. "Kita saling tukar budaya agar makin erat hubungan kedua negara," katanya.

Tani menegaskan, budaya memiliki arti yang sangat luas. Tidak hanya terbatas pada seni lipat atau origami atau musik khas negeri sakura. Menurut Tani, budaya bagi orang Jepang merupakan nilai,  pemikiran, tingkah laku, dan kehidupan masyarakat Jepang.

"Melalui belajar budaya dan bahasa Jepang, saya sangat berharap masyarakat bisa menerima pikiran atau pandangan orang Jepang. Itu berarti lebih mendalami pengertian budaya Jepang secara keseluruhan," ujar Tani.

Konjen Jepang di Surabaya ini juga mendorong peningkatan kerja sama bidang pendidikan antara Indonesia dengan Jepang. Tujuannya untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) muda. Saat ini sudah ada kerja sama antara universitas di Jatim dengan berbagai universitas yang ada di Jepang.

"Kami mendukung, mendorong, serta berusaha meningkatkan kerja sama bidang pendidikan. Itu sangat penting karena masa depan kita tergantung dari generasi muda," kata Tani. (mus/rek)

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia