Selasa, 21 May 2019
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Asyiknya Membaca di Taman Ekspresi

21 April 2019, 06: 00: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

JENDELA DUNIA: Salah seorang pengunjung sedang membaca buku di Perpustakaan Taman Ekspresi.

JENDELA DUNIA: Salah seorang pengunjung sedang membaca buku di Perpustakaan Taman Ekspresi. (Rahmat Sudrajat/Radar Surabaya)

GENTENGKALI - Taman Ekspresi Surabaya tidak hanya menyuguhkan taman yang rindang dan asri. Taman di Jalan Gentengkali ini juga punya fasilitas penunjang berupa perpustakaan di sisi barat. Perpustakaan yang dikelola Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya tersebut memiliki 3.412 koleksi buku.

Buku-buku yang ada di perpustakaan sangat lengkap dan baru, dari cetakan 2009 sampai terbaru 2019. Mulai buku bahasa, filsafat, psikologi, agama, matematika, ilmu alam, ilmu sosial, keluarga, teknologi, seni, sastra, geografis, sejarah, hingga bacaan untuk anak-anak. 

  Petugas Perpustakaan Taman Ekspresi Surabaya Amelia Cristiani menjelaskan bahwa hampir setiap hari pengunjung yang singgah di taman selalu memanfaatkan perpustakaan ini untuk membaca buku. “Rata-rata 10 sampai 20 sehari. Kalau hari Minggu bisa 50 pengunjung yang ke sini. Mulai anak-anak sampai orang dewasa baca buku,” kata Amelia kepada Radar Surabaya, Sabtu (20/4).

Selain dibaca di taman, pengunjung juga bisa meminjam buku untuk dibawa pulang. Juga dapat menjadi anggota perpustakaan. “Yang meminjam buku dan dibawa pulang bisa meninggalkan KTP," katanya. Peminjaman maksimal satu buku dan batas waktu peminjaman selama satu minggu.

  Perpustakaan buka pukul 07.30 sampai 16.00 pada hari Senin sampai Jumat. Sedangkan pukul 07.30 sampai 15.00 pada Sabtu dan Minggu. Ketika tanggal merah (libur nasional) perpustakaan tutup. Ruang perpustakaan yang representatif tersebut dilengkapi dengan meja di tengah, toilet, dan tempat duduk yang ada di sudut perpustakaan. 

Selain sebagai tempat baca, juga ada kelas mendogeng untuk anak-anak. “Kelas mendongeng dilakukan pada hari Sabtu atau Minggu. Yang ngadain dari komunitas dogeng dan pesertanya umum,“ ungkapnya. (rmt/rek) 

(sb/jpg/jek/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia