Minggu, 26 May 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Kaum Santri Melawan Hoax dengan Fiqih Jurnalistik

20 April 2019, 23: 52: 35 WIB | editor : Wijayanto

SERIUS: Para santri sedang mengikuti pelatihan  pendidikan fiqih di Dukun.

SERIUS: Para santri sedang mengikuti pelatihan pendidikan fiqih di Dukun. (UMI HANY AKASA/RADAR GRESIK)

GRESIK - Sebanyak 40 siswa dan santri perwakilan madrasah aliyah, sekolah menengah atas dan sekolah menengah kejuruan se-Kawedanan Sidayu (Dukun, Bungah, Sidayu, Ujung Pangkah dan Panceng) mengikuti Diklat Jurnalistik Millenial Melawan Hoax di kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ihyaul Ulum Gresik di Dukun.

Salah satu narasumber, Moh Fail mengatakan  peserta dikenalkan media, pengaruh media dan cara aktif mengisi media. "Sekarang ini kegiatan tulis menulis dan arus informasi bergulir dari cetak kertas ke digital. Murah dan lebih cepat dengan pengaruh luar biasa. Santri dan siswa harus bisa memanfaatkan dengan menyumbang informasi yang positif," kata Fail.

Penulis opini Mudlofar mengungkapkan, siswa dan santri gresik memiliki kesempatan yang besar menulis opini tentang Gresik yang mengalami perkembang pesat di bidang industri, ekonomi dan budaya.

"Gresik mengalami perkembangan luar biasa. Ini peluang untuk menyampaikan opini positif, produktif dan efektif tentang pengaruh perkembangan," kata Mudlofar. 

Sedangkan Syaifullah yang tampil terakhir menekankan, hati hati menerima iformasi dan cara aman selamat dari risiko untuk menyampaikan pesan kebaikan. "Informasi tidak boleh memprovokasi yang menjurus pada kerusakan. Tidak boleh gosip," katanya memaparkan tentang konsep fiqih jurnalistik. (han)

(sb/han/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia