Jumat, 06 Dec 2019
radarsurabaya
icon featured
Politik Gresik

Dua TPS di Kecamatan Sidayu Laksanakan Hitung Ulang

20 April 2019, 23: 25: 33 WIB | editor : Wijayanto

HITUNG ULANG: Anggota KPPS TPS 01 dan TPS 02 Desa Asempapak terpaksa melakukan penghitungan surat suara ulang karena terjadi kesalahan.

HITUNG ULANG: Anggota KPPS TPS 01 dan TPS 02 Desa Asempapak terpaksa melakukan penghitungan surat suara ulang karena terjadi kesalahan. (FAHTIA AINUR ROFIQ/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK – Dua tempat pemungutan suara (TPS) di Kecamatan Sidayu melakukan penghitungan ulang surat suara, Jumat (19/4) pagi. Itu dilakukan setelah ditemukan kendala saat proses pemungutan suara sebelumnya. Namun Bawaslu Gresik memastikan TPS di Sidayu ini tidak sampai pencoblosan ulang melainkan penghitungan ulang.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto kepada wartawan membenarkan adanya penghitungan ulang yang dilakukan oleh TPS di Desa Asempapak Kecamatan Sidayu. Masing-masing di TPS 01 dan TPS 02 Asempapak. Penghitungan ulang ini dilakukan karena kedua TPS mengalami kesalahan saat input data pada penghitungan sebelumnya. "Penghitungan sudah dilakukan pada Jumat pagi dan tidak masalah semuanya berjalan lancar," kata Bupati Sambari.

Komisioner Bawaslu Gresik Maslukhin Musda membenarkan terkait hal itu. Bahwa terdapat dua TPS 01 dan 02 di Desa Asempapak, Kecamatan Sidayu melakukan penghitungan ulang. Pasalnya dua TPS itu mengalami kesalahan saat menginput data. “Sehingga ketika direkapitulasi, data tidak singkron,” ujarnya.

Menurut Maslukhin, letak kesalahannya terdapat saat penghitungan. Suara yang semestinya untuk salah satu partai, namun saat perhitungan suara tersebut juga diberikan oleh calon legislatif (caleg). "Mestinya itu dibedakan, kalau pemilih mencoblos gambar partai berarti suaranya masuk partaim," ungkapnya.

Adapun di lapangan, perhitungan ulang tengah dilakukan pada Jum'at (19/4) kemarin, disaksikan oleh panitia penyelenggara pemilu (PPK) kecamatan dan Panwascam Sidayu. Perhitungan di lakukan di desa setempat.

Panwascam Sidayu, Faisol mengatakan di TPS 01 kesalahan fatal terjadi akibat petugas memasukkan data hasil perolehan caleg ke perolehan partai. Sehingga saat ditotal melebihi jumlah surat suara. Sedangkan untuk TPS 02 sendiri hanya ada kesalahan saat plano. Pihaknya sudah menemukan letak kesalahannya, sehingga tidak perlu dilakukan perhitungan ulang,

Dikatakan, perhitungan ulang berlaku pada pemilihan legislatif (pileg) meliputi DPR dan DPD saja. Dari tingkat kabupaten, provinsi dan pusat. Namun untuk perhitungan suara pilihan presiden (pilpres) tidak terjadi kesalahan. "Yang kita hulang hanya perolehan suara di pileg, hari ini juga akan selesai," pungkasnya. (rof/ris)

(sb/rof/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia