Senin, 16 Sep 2019
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Bupati Sambari Datangi 4 Kecamatan Pastikan Penghitungan Suara Aman

20 April 2019, 23: 12: 11 WIB | editor : Wijayanto

PANTAU: Bupati Sambari Halim Radianto saat memantau aktivititas pengamanan di Kecamatan Bungah.

PANTAU: Bupati Sambari Halim Radianto saat memantau aktivititas pengamanan di Kecamatan Bungah. (M FIRMANSYAH/RADAR GRESIK)

Share this      

GRESIK - Pemilihan Umum telah berlangsung sejak 17 April lalu. Untuk memastikan kondusifitas wilayah dan melihat situasi kamtibmas Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto melakukan sidak di empat kecamatan.

Sebelum berangkat sidak, bupati menyempatkan salat Jumat di Masjid Jamik Gresik. Selanjutnya, dengan bersarung dan baju koko putih, bupati ditemani ajudan dan sopir bergerak ke Kecamatan Manyar. Di kantor Camat Manyar pukul 13.35 Sambari ditemui oleh Camat Manyar, Suyono dan jajaran Forkopimka.

Di kecamatan bupati berpesan agar seluruh instansi bisa bersinergi dalam menjamin kelancaran seluruh tahapan pemilu. “Sejauh ini di Kecamatan Manyar tidak ada kendala,” kata Sambari.

Bupati yang mengendari mobil dinas Kijang Innova W 578 AP itu selanjutnya menuju ke Kecamatan Bungah. Di kantor Kecamatan Bungah, Sambari di temui oleh Sekretaris Camat, Nadhilah. Wajah Sambari sedikit kaget lantaran kondisi kantor kecamatan terlihat agar lengang.

“Kondisi disini lengang karena proses perhitungan data sudah diselesaikan. Itu laporan Sekcam tadi kepada saya,” imbuhnya.

Dirasa tidak ada hal yang mencolok, Sambari melanjutkan sidak ke Kecamatan Dukun. Rupanya di kantor Camat Dukun Kapolres Gresik, AKBP Wahyu Sri Bintoro bersama jajarannya sedang melakukan patroli cipta kondisi.

Kepada wartawan Kapolres AKBP Wahyu mengatakan, sejauh ini proses penyelenggaran pemilu di Gresik berlangsung kondusif. Hanya saja ada 3 TPS yang berpotensi dilakukan perhitungan ulang.

“Untuk TPS yang hitung ulang ada di Sidayu dan Kebomas. Terkait hal ini saya sudah memerintahkan jajaran untuk terus kami melakukan pemantauan,” imbuh Wahyu.

Mendengar penjelasan kapolres, Bupati Sambari langsung menuju ke Kecamatan Sidayu. Di Kecamatan Sidayu, bupati mendapatkan penjelasan dari Camat Sidayu, Nuryadi bahwa TPS menggelar perhitungan suara ulang. Masing-masing TPS 01 Desa Asempapak Sidayu. Di daerah dengan jumlah DPT 244 ini petugas KPPS melakukan kesalahan penulisan data.

“Data perolehan suara caleg ditulis dua kali. Jadi caleg dapat satu dan partai juga dapat satu. Sehingga suaranya jadi dobel,” kata Nuryadi.

Menanggapi hal itu, Sambari meminta seluruh pihak untuk meningkatkan koordinasi. Khususnya antara aparat kecamatan, kepolisian, koramil, petugas Bawaslu kecamatan dan KPU.

“Tolong dikawal secara betul. Jangan sampai proses demokrasi ini terhambat karena adanya pihak yang belum paham mengenai metode pemilu,” himbau Sambari. (fir/ris)

(sb/fir/jay/JPR)

 TOP
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia